Badai Sandy tewaskan 13 penduduk AS
Selasa, 30 Oktober 2012 - 17:05 WIB
Badai Sandy tewaskan 13 penduduk AS
A
A
A
Sindonews.com - Badai super Sandy yang mendarat di pantai timur Amerika Serikat (AS) memicu terjadinya angin kencang hujan deras, banjir, dan salju di wilayah pedalaman telah menewaskan 13 korban jiwa.
Lebih dari 5 juta orang tidak mendapat penerangan, sementara 1 juta orang mengungsi pada Senin (29/10/2012) malam akibat badai Sandy. Badai yang bergerak dengan kekuatan160 km per jam menghantam daratan AS pada Senin (29/10/2012) malam, pukul 20.00 waktu setempat.
Pemerintah AS belum bisa memastikan total kerugian akibat badai yang dampaknya dirasakan oleh 50 juta penduduk AS itu. Sementara itu, aktivitas transportasi telah berhenti di kota-kota pesisir timur dan menyebabkan ribuan jadwal penerbangan dibatalkan. Bahkan, jadwal kampenye Pemilihan Presiden AS yang tinggal satu pekan lagi, terpaksa juga dibatalkan.
Akibat badai Sandy, 30 ribu warga yang tinggal di Atlantic City, dekat New Jersey, terpaksa diungsikan.
Komisi Pengaturan Nuklir mengatakan, mereka telah menyiagakan pembangkit nuklir tertua AS, Oyster Creek, di New Jersey karena debit air yang terus meningkat.
Akibat badai, sejumlah pohon berjatuhan dan banyak benda ikut tersapu badai. Sementara itu, kota Dewey Beach, Delaware telah terendam banjir.
Pejabat setempat melaporkan, setidaknya 13 korban tewas berasal dari New Jersey, New York, Maryland, Virginia Barat, Pennsylvania, dan Connecticut. Beberapa di antara mereka tewas tertimpa pohon tumbang. Seorang wanita Kanada dilaporkan tewas terkena puing-puing yang berterbangan.
"Sandy yang bertiup di wilayah Timur Katrina bisa jadi merupakan badai terbesar dalam sejarah AS," ungkap seorang ahli meteorologi AS. Pengamat cuca mengatakan badai ini akan menghantam 12 wilayah AS selama 24 hingga 36 jam ke depan.
Lebih dari 5 juta orang tidak mendapat penerangan, sementara 1 juta orang mengungsi pada Senin (29/10/2012) malam akibat badai Sandy. Badai yang bergerak dengan kekuatan160 km per jam menghantam daratan AS pada Senin (29/10/2012) malam, pukul 20.00 waktu setempat.
Pemerintah AS belum bisa memastikan total kerugian akibat badai yang dampaknya dirasakan oleh 50 juta penduduk AS itu. Sementara itu, aktivitas transportasi telah berhenti di kota-kota pesisir timur dan menyebabkan ribuan jadwal penerbangan dibatalkan. Bahkan, jadwal kampenye Pemilihan Presiden AS yang tinggal satu pekan lagi, terpaksa juga dibatalkan.
Akibat badai Sandy, 30 ribu warga yang tinggal di Atlantic City, dekat New Jersey, terpaksa diungsikan.
Komisi Pengaturan Nuklir mengatakan, mereka telah menyiagakan pembangkit nuklir tertua AS, Oyster Creek, di New Jersey karena debit air yang terus meningkat.
Akibat badai, sejumlah pohon berjatuhan dan banyak benda ikut tersapu badai. Sementara itu, kota Dewey Beach, Delaware telah terendam banjir.
Pejabat setempat melaporkan, setidaknya 13 korban tewas berasal dari New Jersey, New York, Maryland, Virginia Barat, Pennsylvania, dan Connecticut. Beberapa di antara mereka tewas tertimpa pohon tumbang. Seorang wanita Kanada dilaporkan tewas terkena puing-puing yang berterbangan.
"Sandy yang bertiup di wilayah Timur Katrina bisa jadi merupakan badai terbesar dalam sejarah AS," ungkap seorang ahli meteorologi AS. Pengamat cuca mengatakan badai ini akan menghantam 12 wilayah AS selama 24 hingga 36 jam ke depan.
(esn)