Obama anggap Romney sebar kobohongan
Selasa, 23 Oktober 2012 - 11:55 WIB
Obama anggap Romney sebar kobohongan
A
A
A
Sindonews.com - Romney menuduh Obama dan membiarkan tur maaf atas apa yang telah terjadi di Timur Tengah ketika mulai menduduki posisi presiden, dan hanya membuat AS terlihat lemah. Serta hanya membiarkan Iran terlalu dekat dengan bom nuklir.
Obama menampik apa yang dikatakan Romney dengan mengatakan "ini adalah kebohongan terbesar yang dikatakan Romney selama kampanye. Obama menegaskan bahwa ia akan membela Israel dari nuklir Iran.
Obama mengatakan tidak ingin membuat sebuah keputusan yang gegabah. “Jangan membuat kesalahan, senjata nuklir Iran bukan sebuah tantangan yang tidak dapat diatasi,"ungkap Obama.
Amerika akan menyelesaikan isu ini (nuklir Iran) melalui diplomasi, and dan kami yakin masih ada waktu dan ruang yang cukup," ungkap Obama "Dan waktu itu tidak terbatas tegas Obama seperti diberitakan CNN, Selasa (23/10/2012).
Romney sepakat dengan yang dikatakan Obama, tapi ia mengatakan mungkin ''batas merah" lebih cepat dari yang dikatakan Obama. sementara sekutu mereka Israel telah membuat sebuah pendekatan atas pengelolaan nuklir Iran yang lebih mendesak.
Sebelumnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mendesak dunia untuk membuat sebuah ''batas merah yang jelas'' bagi program nuklir Iran. Netanyahu yakin, jika Iran dihadapkan pada sebuah batas merah yang jelas maka mereka akan mundur.
Netanyahu menambahkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bisa membangun jalur yang sama atas mesalah ini.
Israel dan negara-negara Barat mencurigai Iran sedang mencari kapabilitas pembuatam senjataan nuklir, meski Teheran mengatakan program nuklir mereka untuk keperluan damai.
Obama menampik apa yang dikatakan Romney dengan mengatakan "ini adalah kebohongan terbesar yang dikatakan Romney selama kampanye. Obama menegaskan bahwa ia akan membela Israel dari nuklir Iran.
Obama mengatakan tidak ingin membuat sebuah keputusan yang gegabah. “Jangan membuat kesalahan, senjata nuklir Iran bukan sebuah tantangan yang tidak dapat diatasi,"ungkap Obama.
Amerika akan menyelesaikan isu ini (nuklir Iran) melalui diplomasi, and dan kami yakin masih ada waktu dan ruang yang cukup," ungkap Obama "Dan waktu itu tidak terbatas tegas Obama seperti diberitakan CNN, Selasa (23/10/2012).
Romney sepakat dengan yang dikatakan Obama, tapi ia mengatakan mungkin ''batas merah" lebih cepat dari yang dikatakan Obama. sementara sekutu mereka Israel telah membuat sebuah pendekatan atas pengelolaan nuklir Iran yang lebih mendesak.
Sebelumnya Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mendesak dunia untuk membuat sebuah ''batas merah yang jelas'' bagi program nuklir Iran. Netanyahu yakin, jika Iran dihadapkan pada sebuah batas merah yang jelas maka mereka akan mundur.
Netanyahu menambahkan Amerika Serikat (AS) dan Israel bisa membangun jalur yang sama atas mesalah ini.
Israel dan negara-negara Barat mencurigai Iran sedang mencari kapabilitas pembuatam senjataan nuklir, meski Teheran mengatakan program nuklir mereka untuk keperluan damai.
(aww)