Seorang pria tembak 3 pegawai spa kecantikan hingga tewas
Senin, 22 Oktober 2012 - 18:37 WIB
Seorang pria tembak 3 pegawai spa kecantikan hingga tewas
A
A
A
Sindonews.com - Radcliffe Haughton melepaskan sejumlah tembakan di sebuah Spa kecantikan di Brookfield, Wisconsin, Amerika Serikat (AS), Senin (22/10/2012). Akibat serangan pria 45 tahun ini, tiga orang pegawai salon tewas seketika, sementara empat lainnya menderita luak-luka.
Seperti diberitakan BBC.co.uk, Kepolisian Brookfield mengatakan, insiden tersebut terjadi pukul 11.15 pagi waktu setempat. Spa itu sendiri adalah tempat kerja istri Haughton. Petugas kepolisian telah memblokir wilayah di sekitar kejadian.
Kepala kepolisian Brookfield, Dan Tushaus, mengatakan setelah, mendapat laporan penyerangan ini, polisi mengutus tim SWAT dan negosiator ke lokasi penyerangan. FBI juga membantu menelusuri keberadaan pelaku di sekitar lokasi kejadian.
Setibanya dilokasi kejadian, petugas mendapatkan kebakaran kecil di lokasi spa yang dinyalakan oleh Haughton. Petugas lantas meminta sejumlah pelanggan tetap tenang. Ironisnya, Haugton ditemukan tewas bunuh diri tak jauh dari lokasi kejadian.
Sampai berita ini diturunkan polisi, Brookfield belum dapat memastikan apakah istri Haughton merupakan salah satu di antara korban tewas.
Menurut polisi, insiden penembakan ini dipicu oleh sengeketa domestik. Haughton baru-baru ini mendapatkan perintahan penahanan dan diminta menyerahkan senjata api, karena memotong ban mobil miliki istrinya.
Presiden AS, Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama menyatakan keprihatinan atas terjadinya insiden ini. Keduanya mengaku turut mendoakan para korban tewas. Aksi penembakan ini merupakan yang kedua kalinya di Wisconsin.
Seperti diberitakan BBC.co.uk, Kepolisian Brookfield mengatakan, insiden tersebut terjadi pukul 11.15 pagi waktu setempat. Spa itu sendiri adalah tempat kerja istri Haughton. Petugas kepolisian telah memblokir wilayah di sekitar kejadian.
Kepala kepolisian Brookfield, Dan Tushaus, mengatakan setelah, mendapat laporan penyerangan ini, polisi mengutus tim SWAT dan negosiator ke lokasi penyerangan. FBI juga membantu menelusuri keberadaan pelaku di sekitar lokasi kejadian.
Setibanya dilokasi kejadian, petugas mendapatkan kebakaran kecil di lokasi spa yang dinyalakan oleh Haughton. Petugas lantas meminta sejumlah pelanggan tetap tenang. Ironisnya, Haugton ditemukan tewas bunuh diri tak jauh dari lokasi kejadian.
Sampai berita ini diturunkan polisi, Brookfield belum dapat memastikan apakah istri Haughton merupakan salah satu di antara korban tewas.
Menurut polisi, insiden penembakan ini dipicu oleh sengeketa domestik. Haughton baru-baru ini mendapatkan perintahan penahanan dan diminta menyerahkan senjata api, karena memotong ban mobil miliki istrinya.
Presiden AS, Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama menyatakan keprihatinan atas terjadinya insiden ini. Keduanya mengaku turut mendoakan para korban tewas. Aksi penembakan ini merupakan yang kedua kalinya di Wisconsin.
(aww)