Pemerintah Filipina & pemberontak Moro resmi berdamai
Senin, 15 Oktober 2012 - 17:56 WIB
Pemerintah Filipina & pemberontak Moro resmi berdamai
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Filipina menandatangani nota kesepakatan damai dengan Front Pembebasan Islam Moro, Senin (15/10/2012).
Presiden Filipina, Benigno Aquino III, mengatakan, kerangka perjanjian damai ini menjadi pembuka sebuah jalan otonomi bagi masyarakat Filipina Selatan. Ke depannya, kaum muslim akan mengelola wilayah yang mendapat nama baru, Bangsamoro, itu.
"Nama baru itu menjadi sebuah simbol dan penghormatan pada pejuang yang telah meninggal di Mindanao dan juga sebagai pengingat sejarah dan karakter dari bangsa kita." terang Beniqno.
Ia menambahkan, perjanjian ini akan membuat pemberontak Moro berhenti untuk menutut pembentukan negara baru terhadap pemerintah Filipina. Seperti dikatahui sebelumnya, kelompok yang diperkirakan memiliki jumlah anggota mencapai 12 ribu orang ini telah berjuang selama puluhan tahun untuk mendirikan negara Islam merdeka di Filipina Selatan.
Ribuan oang telah menjadi korban akibat dari bentrokan antara pejuang Moro dan militer Filipina.
Presiden Filipina, Benigno Aquino III, mengatakan, kerangka perjanjian damai ini menjadi pembuka sebuah jalan otonomi bagi masyarakat Filipina Selatan. Ke depannya, kaum muslim akan mengelola wilayah yang mendapat nama baru, Bangsamoro, itu.
"Nama baru itu menjadi sebuah simbol dan penghormatan pada pejuang yang telah meninggal di Mindanao dan juga sebagai pengingat sejarah dan karakter dari bangsa kita." terang Beniqno.
Ia menambahkan, perjanjian ini akan membuat pemberontak Moro berhenti untuk menutut pembentukan negara baru terhadap pemerintah Filipina. Seperti dikatahui sebelumnya, kelompok yang diperkirakan memiliki jumlah anggota mencapai 12 ribu orang ini telah berjuang selama puluhan tahun untuk mendirikan negara Islam merdeka di Filipina Selatan.
Ribuan oang telah menjadi korban akibat dari bentrokan antara pejuang Moro dan militer Filipina.
(aww)