Restoran di Belfast diduga sumber wabah E. coli
Senin, 15 Oktober 2012 - 13:57 WIB
Restoran di Belfast diduga sumber wabah E. coli
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah restoran di Belfast, Irlandia Utara, Flicks, diduga menjadi sumber penyebaran wabah Escherichia coli atau biasa disingkat E. coli. Seperti dilansir dari BBC.co.uk, Senin (15/10/2012), sejumlah orang yang makan di restoran itu dalam kurun satu pekan terakhir, mengalami sakit perut.
E. coli, adalah salah satu jenis spesies utama bakteri gram negatif. Pada umumnya, bakteri ini dapat ditemukan dalam usus besar manusia. Sumber bakteri ini bisa berasal dari daging yang belum masak, seperti daging hamburger yang belum matang.
Kebanyakan E. Coli tidak berbahaya. Tetapi beberapa jenis, seperti E. Coli tipe O157:H7, dapat mengakibatkan keracunan makanan yang serius pada manusia dan mengakibatkan kram perut, mual, muntah, atau diare berdarah.
Menurut Badan Kesehatan Masyarakat di Irlandia Utara, siapapun yang makan di restoran itu sejak 24 September dan telah memiliki gejala diare atau sakit perut, harus segara menghubungi dokter. Hingga kini, telah 11 orang telah terkena wabah ini.
“Rata-rata gejala berlangsung selama 2 pekan. Kasus pertama ditemukan pada 9 Oktober lalu. Restoran itu sendiri sudah ditutup sejak 11 Oktober. Pada tahap ini, tampaknya baru orang dewasa yang terjangkiti. Tapi, penyelidikan kami sedang berlangsung dan mungkin saja ada juga anak-anak yang telah terjangkiti,” ujar Dr Michael Devine, dari Badan Kesehatan Masyarakat.
Manajemen restoran Flicks yang terletak di Mall Cityside, telah secara sukarela menutup restoran dan bekerja sama dengan penyelidikan."Kami sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan Dinas Kesehatan Masyarakat tentang wabah E. coli ini. Setelah mereka menghubungi kami mengenai penyelidikan, kami segera menutup restoran. Kami akan terus membantu untuk menemukan sumber wabah ini," sebut sebuah pernyataan restoran Flicks.
E. coli, adalah salah satu jenis spesies utama bakteri gram negatif. Pada umumnya, bakteri ini dapat ditemukan dalam usus besar manusia. Sumber bakteri ini bisa berasal dari daging yang belum masak, seperti daging hamburger yang belum matang.
Kebanyakan E. Coli tidak berbahaya. Tetapi beberapa jenis, seperti E. Coli tipe O157:H7, dapat mengakibatkan keracunan makanan yang serius pada manusia dan mengakibatkan kram perut, mual, muntah, atau diare berdarah.
Menurut Badan Kesehatan Masyarakat di Irlandia Utara, siapapun yang makan di restoran itu sejak 24 September dan telah memiliki gejala diare atau sakit perut, harus segara menghubungi dokter. Hingga kini, telah 11 orang telah terkena wabah ini.
“Rata-rata gejala berlangsung selama 2 pekan. Kasus pertama ditemukan pada 9 Oktober lalu. Restoran itu sendiri sudah ditutup sejak 11 Oktober. Pada tahap ini, tampaknya baru orang dewasa yang terjangkiti. Tapi, penyelidikan kami sedang berlangsung dan mungkin saja ada juga anak-anak yang telah terjangkiti,” ujar Dr Michael Devine, dari Badan Kesehatan Masyarakat.
Manajemen restoran Flicks yang terletak di Mall Cityside, telah secara sukarela menutup restoran dan bekerja sama dengan penyelidikan."Kami sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan Dinas Kesehatan Masyarakat tentang wabah E. coli ini. Setelah mereka menghubungi kami mengenai penyelidikan, kami segera menutup restoran. Kami akan terus membantu untuk menemukan sumber wabah ini," sebut sebuah pernyataan restoran Flicks.
(esn)