Polisi Prancis Temukan Materi Bom
Rabu, 10 Oktober 2012 - 22:29 WIB
Polisi Prancis Temukan Materi Bom
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Prancis menemukan materi pembuat bom saat melakukan penyelidikan terhadap beberapa tokoh radikal pekan ini. Usai penemuan, bahan-bahan berbahaya itu pun langsung diamankan oleh polisi.
Polisi menemukan bahan-bahan berbahaya tersebut di sebuah garasi di wilayah Torcy, Paris. Atas penemuan ini, pihak kepolisian pun memutuskan untuk memperpanjang penahanan dari 12 tersangka kelompok radikal tersebut, hingga 24 jam ke depan.
"Materi berbahaya yang ditemukan di Torcy itu termasuk bahan seperti potasium nitrat, sulfur, saltpetre, sebuah pistol serta sebuah senapan," ujar jaksa penuntut umum wilayah Paris, Francois Molins, seperti dikutip AFP, Rabu (10/10/2012).
"Semua materi ini biasa digunakan untuk apa yang biasa kita sebut ledakan terencana. Kami jelas menolak segala macam bentuk jaringan teror yang berbahaya," imbuhnya.
Pada pekan lalu, Polisi Prancis melancarkan penggerebekan di beberapa kota dan menembak mati seorang pria yang diketahui terlibat dalam pelemparan granat di sebuah toko milik warga Yahudi bulan lalu. Peristiwa itu diketahui menyebabkan satu orang terluka.
Polisi menemukan bahan-bahan berbahaya tersebut di sebuah garasi di wilayah Torcy, Paris. Atas penemuan ini, pihak kepolisian pun memutuskan untuk memperpanjang penahanan dari 12 tersangka kelompok radikal tersebut, hingga 24 jam ke depan.
"Materi berbahaya yang ditemukan di Torcy itu termasuk bahan seperti potasium nitrat, sulfur, saltpetre, sebuah pistol serta sebuah senapan," ujar jaksa penuntut umum wilayah Paris, Francois Molins, seperti dikutip AFP, Rabu (10/10/2012).
"Semua materi ini biasa digunakan untuk apa yang biasa kita sebut ledakan terencana. Kami jelas menolak segala macam bentuk jaringan teror yang berbahaya," imbuhnya.
Pada pekan lalu, Polisi Prancis melancarkan penggerebekan di beberapa kota dan menembak mati seorang pria yang diketahui terlibat dalam pelemparan granat di sebuah toko milik warga Yahudi bulan lalu. Peristiwa itu diketahui menyebabkan satu orang terluka.
(esn)