Anak politisi terkemuka Meksiko tewas ditembak
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 20:09 WIB
Anak politisi terkemuka Meksiko tewas ditembak
A
A
A
Sindonews.com - Jose Eduardo Moreira (25), putra mantan Gubernur dan mantan Ketua Partai Institutional Revolutionary Party (PRI), Humberto Moreira ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan di Ciudad Acuna, Meksiko Timur.
Seperti diberitakan San Fransisco Chronicle, Jumat (5/10/2012), sebelum ditemukan tewas, Moreira sempat dilaporkan hilang selama beberapa jam.
Humberto sangat terpukul dan tidak bisa menerima kenyataan putranya tewas setelah mendapat dua tembakan di kepala. "Mereka membunuh anak saya. Mereka menembak anak saya dua kali di bagian kepala. Saya meminta keadilan," ungkap Humberto.
Belum diketahui pasti siapa pelaku dan apa motif dibalik pembunuhan Moreira. Diduga, aksi pembunuhan terhadap Moreira merupakan serangan balasan kelompok kartel Zetaz terhadap keluarga Moreira. Beberapa waktu lalu, sempat terjadi bentrok antara kartel dengan pasukan keamanan Meksiko.
"Anak saya adalah korban perjuangan melawan kekerasan di Meksiko," ungkap Humberto.
Kematian Moreira menyulut kemarahan anggota keluarga dan sejumlah kalangan pemimpin partai. Bahkan, Presiden Meksiko, Felipe Calderon mengutuk pembunuhan itu dan berjanji mengintensifkan bantuan untuk membantu proses penyelidikan.
Seperti diberitakan San Fransisco Chronicle, Jumat (5/10/2012), sebelum ditemukan tewas, Moreira sempat dilaporkan hilang selama beberapa jam.
Humberto sangat terpukul dan tidak bisa menerima kenyataan putranya tewas setelah mendapat dua tembakan di kepala. "Mereka membunuh anak saya. Mereka menembak anak saya dua kali di bagian kepala. Saya meminta keadilan," ungkap Humberto.
Belum diketahui pasti siapa pelaku dan apa motif dibalik pembunuhan Moreira. Diduga, aksi pembunuhan terhadap Moreira merupakan serangan balasan kelompok kartel Zetaz terhadap keluarga Moreira. Beberapa waktu lalu, sempat terjadi bentrok antara kartel dengan pasukan keamanan Meksiko.
"Anak saya adalah korban perjuangan melawan kekerasan di Meksiko," ungkap Humberto.
Kematian Moreira menyulut kemarahan anggota keluarga dan sejumlah kalangan pemimpin partai. Bahkan, Presiden Meksiko, Felipe Calderon mengutuk pembunuhan itu dan berjanji mengintensifkan bantuan untuk membantu proses penyelidikan.
(aww)