Rusia himbau patuhi kesepakatan Jenewa terkait Suriah
Kamis, 27 September 2012 - 15:38 WIB
Rusia himbau patuhi kesepakatan Jenewa terkait Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menghimbau anggota Kelompok Aksi Suriah mematuhi seluruh kesepakatan bersama yang telah dicapai dalam pertemuan tingkat menteri di Jenewa pada 30 Juni lalu.
"Beberapa dari mitra kami menunjukan upaya untuk mengubah isi perjanjian tersebut dengan kembali menerapkan tekanan sepihak pada Suriah," ungkap Lavrov dalam pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB.
"Hal ini sangat penting, seluruh anggota Pertemuan Jenewas harus terus mematuhi kesepakatan ini," imbuh Lavrov.
Lavrov menegaskan bahwa sekenario militer, terutama intervensi militer asing merupakan satu ancaman serius bagi keamanan regional dan yang diliputi berbagai konsekuensi yang tak terduga.
Lavrov mengatakan perjanjian Jenewa 30 Juni lalu merupakan keputusan konsensus Dewan Keamanan PBB mengenai krisis yang terjadi di Suriah. Dalam pertemuan itu, sejumlah menteri luar negeri negeri mengusulkan pembentukan suatu pemerintah transisi yang terdiri dari pemerintah dan oposisi Suriah.
Sementara, barat mengatakan pemerintah Suriah adalah pihah yang harus bertanggung jawab atas tewasnya puluhan ribu jiwa di Suriah. Mereka mengatakan satu-satunya jalan untuk mengakhiri krisis Suriah adalah mendorong Presiden Suriah Bashar al-Assad mundur dari jabatanya.
Rusia sebelumnya telah berulang kali meminta Amerika Serikat dan Uni Eropa mencabut semua sanksi sepihak pada Suriah.
"Beberapa dari mitra kami menunjukan upaya untuk mengubah isi perjanjian tersebut dengan kembali menerapkan tekanan sepihak pada Suriah," ungkap Lavrov dalam pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan PBB.
"Hal ini sangat penting, seluruh anggota Pertemuan Jenewas harus terus mematuhi kesepakatan ini," imbuh Lavrov.
Lavrov menegaskan bahwa sekenario militer, terutama intervensi militer asing merupakan satu ancaman serius bagi keamanan regional dan yang diliputi berbagai konsekuensi yang tak terduga.
Lavrov mengatakan perjanjian Jenewa 30 Juni lalu merupakan keputusan konsensus Dewan Keamanan PBB mengenai krisis yang terjadi di Suriah. Dalam pertemuan itu, sejumlah menteri luar negeri negeri mengusulkan pembentukan suatu pemerintah transisi yang terdiri dari pemerintah dan oposisi Suriah.
Sementara, barat mengatakan pemerintah Suriah adalah pihah yang harus bertanggung jawab atas tewasnya puluhan ribu jiwa di Suriah. Mereka mengatakan satu-satunya jalan untuk mengakhiri krisis Suriah adalah mendorong Presiden Suriah Bashar al-Assad mundur dari jabatanya.
Rusia sebelumnya telah berulang kali meminta Amerika Serikat dan Uni Eropa mencabut semua sanksi sepihak pada Suriah.
(aww)