China operasikan kapal induk pertama
Rabu, 26 September 2012 - 07:39 WIB
China operasikan kapal induk pertama
A
A
A
Sindonews.com - Kapal induk (carrier) pertama China kemarin resmi beroperasi. Kapal ini disebut bakal membantu memproyeksikan kekuatan maritim dan membela teritorial negara yang tengah bangkit itu.
Serah-terima kapal itu dilakukan ketika negara itu tengah terlibat dalam sengketa wilayah dengan Jepang dan negara-negara di Asia Tenggara, serta kewaspadaan China terhadap kepentingan militer Amerika Serikat (AS) di Asia.
Kapal induk Liaoning itu awalnya dibeli dari Ukraina dan merupakan kapal bekas milik Uni Soviet. Kapal itu telah menjalani renovasi di Dalian.”Masuknya kapal induk ini akan meningkatkan level modernisasi pasukan operasional angkatan laut secara keseluruhan China,” ungkap Kementerian Pertahanan (Kemenhan) China dalam pernyataan di situs mereka kemarin, seperti dilansir Reuters.
Menurut mereka, Liaoning secara efektif akan membantu melindungi kedaulatan nasional, keamanan,dan kepentingan pembangunan. ”Kapal induk memiliki makna penting dalam meningkatkan kapasitas tempur pada keseluruhan angkatan laut ke tingkat yang modern,” ungkap Kemenhan China,seperti dikutip AFP.
Kemenhan China juga menyatakan, kapal induk ini akan meningkatkan kemampuan China untuk mempertahankan dan mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama di laut lepas dalam menangkal ancaman keamanan. Kapal itu, tentu saja, adalah kebanggaan bagi angkatan laut yang tak pernah memiliki sebuah kapal induk dalam armadanya.
”Ketika seluruh kekuatan utama,dan bahkan negara kecil dan sedang, memiliki kapal induk sendiri, lumrah bagi China untuk memiliki kapal induk sendiri,” papar Laksamana Muda Yang Yi, dalam komentar yang dia tulis di China Daily.”China memiliki area laut yang luas dan hak maritim yang besar serta kepentingan yang harus dilindungi.
Kepentingan luar negeri China yang terus berkembang membutuhkan angkatan laut yang kuat untuk memberikan jaminan keamanan.” Menurut Yang, Liaoning akan terlibat dalam riset ilmiah dan pelatihan serta membantu menegaskan kekuatan militer China. ”China itu berpikiran keras dan jelas akan menjaga kedaulatan serta martabat nasionalnya,”paparnya.
Serah-terima kapal itu dilakukan ketika negara itu tengah terlibat dalam sengketa wilayah dengan Jepang dan negara-negara di Asia Tenggara, serta kewaspadaan China terhadap kepentingan militer Amerika Serikat (AS) di Asia.
Kapal induk Liaoning itu awalnya dibeli dari Ukraina dan merupakan kapal bekas milik Uni Soviet. Kapal itu telah menjalani renovasi di Dalian.”Masuknya kapal induk ini akan meningkatkan level modernisasi pasukan operasional angkatan laut secara keseluruhan China,” ungkap Kementerian Pertahanan (Kemenhan) China dalam pernyataan di situs mereka kemarin, seperti dilansir Reuters.
Menurut mereka, Liaoning secara efektif akan membantu melindungi kedaulatan nasional, keamanan,dan kepentingan pembangunan. ”Kapal induk memiliki makna penting dalam meningkatkan kapasitas tempur pada keseluruhan angkatan laut ke tingkat yang modern,” ungkap Kemenhan China,seperti dikutip AFP.
Kemenhan China juga menyatakan, kapal induk ini akan meningkatkan kemampuan China untuk mempertahankan dan mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama di laut lepas dalam menangkal ancaman keamanan. Kapal itu, tentu saja, adalah kebanggaan bagi angkatan laut yang tak pernah memiliki sebuah kapal induk dalam armadanya.
”Ketika seluruh kekuatan utama,dan bahkan negara kecil dan sedang, memiliki kapal induk sendiri, lumrah bagi China untuk memiliki kapal induk sendiri,” papar Laksamana Muda Yang Yi, dalam komentar yang dia tulis di China Daily.”China memiliki area laut yang luas dan hak maritim yang besar serta kepentingan yang harus dilindungi.
Kepentingan luar negeri China yang terus berkembang membutuhkan angkatan laut yang kuat untuk memberikan jaminan keamanan.” Menurut Yang, Liaoning akan terlibat dalam riset ilmiah dan pelatihan serta membantu menegaskan kekuatan militer China. ”China itu berpikiran keras dan jelas akan menjaga kedaulatan serta martabat nasionalnya,”paparnya.
(aww)