Partai Pro-Euro bersaing ketat
Kamis, 13 September 2012 - 07:44 WIB
Partai Pro-Euro bersaing ketat
A
A
A
Sindonews.com - Pemilu Belanda diprediksi menjadi persaingan sangat ketat antara Partai Liberal yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Mark Rutte dan Partai Buruh yang dipimpin Diederik Samsom.
Pemilu kemarin diikuti sekitar 12 juta rakyat Belanda yang memiliki hak suara dengan mendatangi tempat pemungutan suara untuk memberikan pilihan terhadap partai yang bakal memimpin Belanda ke depan.Pemilu kelima dalam 10 tahun terakhir ini dibayangi isu krisis utang zona euro. Rutte ingin menghapus defisit Belanda dan menstimulasi ekonomi dengan investasi di bidang infrastruktur.
Pria berusia 45 tahun ini dikenal sebagai mantan manajer sumber daya manusia Unilever. Sedangkan, Samson lebih fokus mempromosikan program penciptaan lapangan pekerjaan. Samson dulunya dikenal sebagai aktivis Greenpeace. Dalam hal kebijakan Uni Eropa, jika Rutte menjadi PM kembali, maka dia bakal berkoalisi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.
Sedangkan, Samson bakal bermitra dengan Presiden Prancis yang berhaluan Sosialis, Francois Hollande.Baik Rutte dan Samson mengesampingkan retorika anti-Uni Eropa karena berpikir realistis di mana ekonomi Belanda sangat bergantung dengan mitranya di kelompok regional itu. Jajak pendapat yang dikutip AFP melaporkan,Partai Liberal dan Buruh bakal meraih 35 anggota parlemen dari 150 majelis rendah.
Rutte dan Samson akan bersaing sangat ketat untuk memperebutkan posisi PM.Mau tak mau,koalisi menjadi salah satu jalan keluar terbaik. Kemudian, jajak pendapat terakhir pada Selasa malam (11/9) yang dikutip BBC menyebutkan, Liberal dan Buruh bersaing sangat ketat. Liberal memperoleh 34 kursi dan Buruh meraih 36 kursi dari 150 kursi parlemen.
Dalam jajak pendapat yang dirilis oleh Maurice de Hond, Buruh dan Liberal bakal memperoleh 36 kursi di parlemen. Kalau jajak pendapat TNS Nipo dan program televisi Een Vandaag melaporkan, Partai Liberal meraih 35 kursi dan Buruh dengan 34 kursi. Sedangkan, jajak pendapat yang dilakukan Ipsos Synovate menunjukkan bahwa Partai Liberal diprediksi memenangi pemilu dengan 37 kursi dan Buruh dengan 36.
Pemilu digelar kemarin itu karena politisi anti-imigran Geert Wilders menolak kebijakan penghematan yang diajukan Uni Eropa dan bakal diberlakukan oleh pemerintahan Rutte. Janji kampanye Wilders adalah menarik Belanda dari zona euro.
Pemilu kemarin diikuti sekitar 12 juta rakyat Belanda yang memiliki hak suara dengan mendatangi tempat pemungutan suara untuk memberikan pilihan terhadap partai yang bakal memimpin Belanda ke depan.Pemilu kelima dalam 10 tahun terakhir ini dibayangi isu krisis utang zona euro. Rutte ingin menghapus defisit Belanda dan menstimulasi ekonomi dengan investasi di bidang infrastruktur.
Pria berusia 45 tahun ini dikenal sebagai mantan manajer sumber daya manusia Unilever. Sedangkan, Samson lebih fokus mempromosikan program penciptaan lapangan pekerjaan. Samson dulunya dikenal sebagai aktivis Greenpeace. Dalam hal kebijakan Uni Eropa, jika Rutte menjadi PM kembali, maka dia bakal berkoalisi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.
Sedangkan, Samson bakal bermitra dengan Presiden Prancis yang berhaluan Sosialis, Francois Hollande.Baik Rutte dan Samson mengesampingkan retorika anti-Uni Eropa karena berpikir realistis di mana ekonomi Belanda sangat bergantung dengan mitranya di kelompok regional itu. Jajak pendapat yang dikutip AFP melaporkan,Partai Liberal dan Buruh bakal meraih 35 anggota parlemen dari 150 majelis rendah.
Rutte dan Samson akan bersaing sangat ketat untuk memperebutkan posisi PM.Mau tak mau,koalisi menjadi salah satu jalan keluar terbaik. Kemudian, jajak pendapat terakhir pada Selasa malam (11/9) yang dikutip BBC menyebutkan, Liberal dan Buruh bersaing sangat ketat. Liberal memperoleh 34 kursi dan Buruh meraih 36 kursi dari 150 kursi parlemen.
Dalam jajak pendapat yang dirilis oleh Maurice de Hond, Buruh dan Liberal bakal memperoleh 36 kursi di parlemen. Kalau jajak pendapat TNS Nipo dan program televisi Een Vandaag melaporkan, Partai Liberal meraih 35 kursi dan Buruh dengan 34 kursi. Sedangkan, jajak pendapat yang dilakukan Ipsos Synovate menunjukkan bahwa Partai Liberal diprediksi memenangi pemilu dengan 37 kursi dan Buruh dengan 36.
Pemilu digelar kemarin itu karena politisi anti-imigran Geert Wilders menolak kebijakan penghematan yang diajukan Uni Eropa dan bakal diberlakukan oleh pemerintahan Rutte. Janji kampanye Wilders adalah menarik Belanda dari zona euro.
(aww)