Salurkan bantuan ke Suriah, MSF gandeng Palang Merah Arab
Rabu, 12 September 2012 - 18:05 WIB
Salurkan bantuan ke Suriah, MSF gandeng Palang Merah Arab
A
A
A
Sindonews.com - Organisasi kemanusiaan medis internasional MSF (Médecins Sans Frontières/Dokter Lintas Batas) mengaku kesulitan menyalurkan bantuan medis dan kemanusiaan ke Suriah.
MSF terpaksa menggandeng Palang Merah dan Federasi Bulan Sabit Arab Suriah di Damaskus untuk menyalurkan sejumlah kargo barang-barang bantuan kemanusiaan, alat-alat bedah, obat-obatan, P3K, dan peralatan medis lainnya kepada masyakrakat korban konflik.
Langkah tersebut terpaksa ditempuh untuk menjamin ketersediaan bantuan medis dan kemanusiaan di Suriah yang semakin terbatas sejak militer Suriah dan pasukan pemberontak aktif melakukan kontak senjata sejak Juli lalu.
Dikutip dari keterangan tertulis MSF yang diterima Sindonews, Rabu (12/9/2012), sumbangan ini merupakan bagian dari dukungan logistik yang telah diberikan MSF sejak tahun lalu. MSF sebelumnya telah mendukung operasional berbagai rumah sakit dan klinik di wilayah-wilayah sengketa terparah yaitu di Homs, Idlib, Hama dan kawasan Deraa.
Sejak awal, MSF telah mengoperasikan rumah sakit darurat unit pelayanan bedah emergensi di wilayah Suriah bagian utara untuk menyelamatkan nyama para korban peperangan yang terluka parah.
Sejauh ini MSF memiliki hubungan yang baik dengan rezim Assad di Damaskus. Sayangnya, kemampuan pelayanan medis MSF saat ini semakin terbatas karena semakin meningkatnya kebutuhan bantuan medis di seluruh pelosok negeri Suriah akibat semakin parahnya konflik.
MSF dalam kesempatan ini menegaskan kembali seruanya pada Pemerintah Suriah untuk memperluas ijin operasi di lebih banyak lokasi di Suriah. Saat ini diperkirakan sekitar 2,5 juta orang di Suriah memerlukan bantuan kemanusiaan.
Sejak tahun lalu, MSF telah mengirimkan berbagai bantuan medis secara sembunyi-sembunyi ke Suriah. Di Amman, Yordania, MSF menyediakan pelayanan medis di sebuah rumah sakit bedah guna mengobati para korban yang terluka di Suriah. MSF juga menyediakan pelayanan kesehatan dasar dan dukungan konseling bagi ribuan pengungsi Suriah di Lebanon dan Irak.
MSF terpaksa menggandeng Palang Merah dan Federasi Bulan Sabit Arab Suriah di Damaskus untuk menyalurkan sejumlah kargo barang-barang bantuan kemanusiaan, alat-alat bedah, obat-obatan, P3K, dan peralatan medis lainnya kepada masyakrakat korban konflik.
Langkah tersebut terpaksa ditempuh untuk menjamin ketersediaan bantuan medis dan kemanusiaan di Suriah yang semakin terbatas sejak militer Suriah dan pasukan pemberontak aktif melakukan kontak senjata sejak Juli lalu.
Dikutip dari keterangan tertulis MSF yang diterima Sindonews, Rabu (12/9/2012), sumbangan ini merupakan bagian dari dukungan logistik yang telah diberikan MSF sejak tahun lalu. MSF sebelumnya telah mendukung operasional berbagai rumah sakit dan klinik di wilayah-wilayah sengketa terparah yaitu di Homs, Idlib, Hama dan kawasan Deraa.
Sejak awal, MSF telah mengoperasikan rumah sakit darurat unit pelayanan bedah emergensi di wilayah Suriah bagian utara untuk menyelamatkan nyama para korban peperangan yang terluka parah.
Sejauh ini MSF memiliki hubungan yang baik dengan rezim Assad di Damaskus. Sayangnya, kemampuan pelayanan medis MSF saat ini semakin terbatas karena semakin meningkatnya kebutuhan bantuan medis di seluruh pelosok negeri Suriah akibat semakin parahnya konflik.
MSF dalam kesempatan ini menegaskan kembali seruanya pada Pemerintah Suriah untuk memperluas ijin operasi di lebih banyak lokasi di Suriah. Saat ini diperkirakan sekitar 2,5 juta orang di Suriah memerlukan bantuan kemanusiaan.
Sejak tahun lalu, MSF telah mengirimkan berbagai bantuan medis secara sembunyi-sembunyi ke Suriah. Di Amman, Yordania, MSF menyediakan pelayanan medis di sebuah rumah sakit bedah guna mengobati para korban yang terluka di Suriah. MSF juga menyediakan pelayanan kesehatan dasar dan dukungan konseling bagi ribuan pengungsi Suriah di Lebanon dan Irak.
(aww)