Putuskan hubungan diplomatik, Iran kecam Kanada
Senin, 10 September 2012 - 10:36 WIB
Putuskan hubungan diplomatik, Iran kecam Kanada
A
A
A
Sindonews.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast menuduh pemerintah Kanada berada di bawah pengaruh rezim Zionis sehingga Iran menegaskan kecaman terhadap negara itu akibat memutuskan hubungan diplomatik.
Kanada menutup kedutaannya di Teheran pada Jumat dan memerintahkan untuk mengusir diplomat Iran dari negaranya. Dalam pemutusan hubungan diplomatik ini, Ottawa menuduh bahwa Republik Islam itu dapat menjadi ancaman terbesar bagi perdamaian dunia.
“Pemerintah Kanada saat ini adalah pemerintah ekstremis dipengaruhi rezim Zionis (Israel), yang mengambil langkah- langkah untuk menekan rakyat Iran dan menciptakan masalah bagi warga negara kita,” ungkap Mehmanparast, seperti dikutip ISNA.
Mehmanparast menambahkan bahwa Iran akan memberikan balasan yang setimpal dari keputusan yang diambil Kanada, yang disertai serangan tegas pada dukungan Teheran untuk rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dan hasutan Iran untuk genosida terhadap Israel.
Sebelumnya Ottawa mengaku khawatir terhadap keselamatan staf pada misi diplomatik di Teheran dan kegagalan serangan penguasa Iran yang bertujuan untuk menjelaskan program nuklir negara itu.
“Kanada memandang pemerintah Iran sebagai ancaman paling signifikan terhadap perdamaian dan keamanan global di dunia saat ini,” ujar Menteri Luar Negeri Kanada John Baird dikutip AFP.
“Hubungan diplomatik antara Kanada dan Iran telah ditangguhkan. Semua staf diplomatik Kanada telah meninggalkan Iran dan para diplomat Iran di Ottawa telah diperintahkan untuk meninggalkan Kanada dalam waktu lima hari.”
Mehmanparast mengatakan, Kanada telah melakukan tindakan secara sepihak dan ilegal, termasuk sanksi terhadap bank sentral Iran,penutupan rekening bank warga negara Iran, dan akhir dari pelayanan konsuler kepada rakyat Iran. Menurut pihak berwenang Kanada, saat ini terdapat 400.000 orang Iran yang tinggal di Kanada.
Kanada menutup kedutaannya di Teheran pada Jumat dan memerintahkan untuk mengusir diplomat Iran dari negaranya. Dalam pemutusan hubungan diplomatik ini, Ottawa menuduh bahwa Republik Islam itu dapat menjadi ancaman terbesar bagi perdamaian dunia.
“Pemerintah Kanada saat ini adalah pemerintah ekstremis dipengaruhi rezim Zionis (Israel), yang mengambil langkah- langkah untuk menekan rakyat Iran dan menciptakan masalah bagi warga negara kita,” ungkap Mehmanparast, seperti dikutip ISNA.
Mehmanparast menambahkan bahwa Iran akan memberikan balasan yang setimpal dari keputusan yang diambil Kanada, yang disertai serangan tegas pada dukungan Teheran untuk rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dan hasutan Iran untuk genosida terhadap Israel.
Sebelumnya Ottawa mengaku khawatir terhadap keselamatan staf pada misi diplomatik di Teheran dan kegagalan serangan penguasa Iran yang bertujuan untuk menjelaskan program nuklir negara itu.
“Kanada memandang pemerintah Iran sebagai ancaman paling signifikan terhadap perdamaian dan keamanan global di dunia saat ini,” ujar Menteri Luar Negeri Kanada John Baird dikutip AFP.
“Hubungan diplomatik antara Kanada dan Iran telah ditangguhkan. Semua staf diplomatik Kanada telah meninggalkan Iran dan para diplomat Iran di Ottawa telah diperintahkan untuk meninggalkan Kanada dalam waktu lima hari.”
Mehmanparast mengatakan, Kanada telah melakukan tindakan secara sepihak dan ilegal, termasuk sanksi terhadap bank sentral Iran,penutupan rekening bank warga negara Iran, dan akhir dari pelayanan konsuler kepada rakyat Iran. Menurut pihak berwenang Kanada, saat ini terdapat 400.000 orang Iran yang tinggal di Kanada.
(hyk)