Gudang amunisi meledak, 25 tentara Turki tewas
Kamis, 06 September 2012 - 20:40 WIB
Gudang amunisi meledak, 25 tentara Turki tewas
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan dan kebakaran di sebuah gudang amunisi milik Turki menewaskan 25 tentara serta melukai empat orang tentara di dekat kota Afyonkarahisar, Turki utara, Rabu 6 September kemarin malam.
Menteri Kehutanan dan Air, Veysel Eroglu membantah ledakan ini dipicu aksi terorisme dan sabotase. Diduga ledakan besar ini terjadi saat tentara hendak memindahkan granat yang berada di gudang di Provinsi Afyon, Turki.
"Salah satu granat tangan terjatuh saat prajurit menyortir penyetokan granat, dan mengakibatkan ledakan besar tersebut. Tidak ada intervensi eksternal ataupun aksi sabotase dari pihak manapun," terang Eroglu seperti diberitakan BBC.co.uk, Kamis (6/9/2012).
Warga yang tinggal di sekitar lokasi ledakan mengaku sangat ketakutan dengan ledakan ini. Pasalnya, kobaran api mampu menerangi langit malam itu. Beberapa kaca rumah penduduk hancur akibat ledakan gudang amunisi tersebut.
Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan kobaran api, pasalnya sejumlah granat bertaburan di sana. Eroglu mengatakan, guna membantu proses pemadaman api, petugas kepolisian terpaksa meledakan satu per satu granat tangan yang berhamburan di sekitar lokasi kebakaran.
Kamis pagi kebakaran besar tersebut telah berhasil dikendalikan. Sementara itu, sejumlah keluarga korban wajib militer di Turki berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu identifikasi dan juga pengecekan DNA.
Menteri Kehutanan dan Air, Veysel Eroglu membantah ledakan ini dipicu aksi terorisme dan sabotase. Diduga ledakan besar ini terjadi saat tentara hendak memindahkan granat yang berada di gudang di Provinsi Afyon, Turki.
"Salah satu granat tangan terjatuh saat prajurit menyortir penyetokan granat, dan mengakibatkan ledakan besar tersebut. Tidak ada intervensi eksternal ataupun aksi sabotase dari pihak manapun," terang Eroglu seperti diberitakan BBC.co.uk, Kamis (6/9/2012).
Warga yang tinggal di sekitar lokasi ledakan mengaku sangat ketakutan dengan ledakan ini. Pasalnya, kobaran api mampu menerangi langit malam itu. Beberapa kaca rumah penduduk hancur akibat ledakan gudang amunisi tersebut.
Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan kobaran api, pasalnya sejumlah granat bertaburan di sana. Eroglu mengatakan, guna membantu proses pemadaman api, petugas kepolisian terpaksa meledakan satu per satu granat tangan yang berhamburan di sekitar lokasi kebakaran.
Kamis pagi kebakaran besar tersebut telah berhasil dikendalikan. Sementara itu, sejumlah keluarga korban wajib militer di Turki berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu identifikasi dan juga pengecekan DNA.
()