Rusia nilai ada kepentingan barat di Suriah
Minggu, 02 September 2012 - 19:07 WIB
Rusia nilai ada kepentingan barat di Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menilai negara barat bertindakan demi kepentingan geopolitik tanpa perduli kepentingan rakyat Suriah.
"Jika mereka bersikeras mendukung perjuangan kelompok bersenjata dan menghendaki pemerintah Suriah mundur, saya menilai apa yang mereka lakukan tidak termotivasi oleh kepentingan rakyat Suriah melainkan oleh kepentingan geopolitik mereka sendiri di kawasan Timur Tengah, " ungkap Lavrov seperti diberitakan, Presstv, Minggu (2/9/2012).
Lavrov menilai tindakan barat menekan pemerintah Suriah dengan mendukung pemberontak Suriah merupakan sebuah kesalahan. Mereka seharusnya juga mendorong kelompok oposisi untuk menghentikan aksi kekerasan.
Terlepas dari sikap yang diambil Pemerintah Suriah sejauh ini. Lavrov menganggap upaya barat menyingkirkan salah satu pihak saat pertempuran berkelanjutan sedang terjadi di Suriah bukan sebuah tindakan realistis.
Lavrov menambahkan terlalu naif bagi barat mengharapkan Presiden Suriah Bashar al-Assad menarik pasukannya saat pertempuran sedang berlanjut.
"Jika mereka bersikeras mendukung perjuangan kelompok bersenjata dan menghendaki pemerintah Suriah mundur, saya menilai apa yang mereka lakukan tidak termotivasi oleh kepentingan rakyat Suriah melainkan oleh kepentingan geopolitik mereka sendiri di kawasan Timur Tengah, " ungkap Lavrov seperti diberitakan, Presstv, Minggu (2/9/2012).
Lavrov menilai tindakan barat menekan pemerintah Suriah dengan mendukung pemberontak Suriah merupakan sebuah kesalahan. Mereka seharusnya juga mendorong kelompok oposisi untuk menghentikan aksi kekerasan.
Terlepas dari sikap yang diambil Pemerintah Suriah sejauh ini. Lavrov menganggap upaya barat menyingkirkan salah satu pihak saat pertempuran berkelanjutan sedang terjadi di Suriah bukan sebuah tindakan realistis.
Lavrov menambahkan terlalu naif bagi barat mengharapkan Presiden Suriah Bashar al-Assad menarik pasukannya saat pertempuran sedang berlanjut.
()