60 pekerja tambang tewas tertimbun di Kongo
Kamis, 16 Agustus 2012 - 13:07 WIB
60 pekerja tambang tewas tertimbun di Kongo
A
A
A
Sindonews.com - Lebih dari 60 orang pekerja tambang di Kongo dilaporkan tewas akibat kecelakaan kerja, seperti disiarkan stasiun radio lokal yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Radio Okapi, Kamis (16/8/2012).
Sebuah tambang yang terletak 100 meter di bawah tanah Mambasa, Provinsi Orientale, Kongo dilaporkan runtuh. Seketika sejumlah pekerja tambang yang sedang berkerja tertimbun reruntuhan dan tertimbun.
Sementara itu, Radio Kinshada melaporkan, belum diketahui apa jenis lokasi tambang lokasi itu, pasalnya lokasi penambangan tersebut sudah lama ditinggalkan.
Di wilayah timur Kongo yang dikenal kaya akan sumber daya timah dan emas, dua perusahaan besar melakukan beroperasi penambangan, yaitu Pertambangan Anglo Gold Ashanti dan Randgold.
Ratusan ribu orang di Kongo bagian timur bertahan hidup dengan mencari nafkah di pertambangan rakyat.
Kecelakaan tambang sering kali terjadi di wilayah Kongo yang kaya karena tidak ada jaminan keselamatan pekerja. Keselamatan menjadi faktor utama penyebab kematian para pekerja tambang.
Sebuah tambang yang terletak 100 meter di bawah tanah Mambasa, Provinsi Orientale, Kongo dilaporkan runtuh. Seketika sejumlah pekerja tambang yang sedang berkerja tertimbun reruntuhan dan tertimbun.
Sementara itu, Radio Kinshada melaporkan, belum diketahui apa jenis lokasi tambang lokasi itu, pasalnya lokasi penambangan tersebut sudah lama ditinggalkan.
Di wilayah timur Kongo yang dikenal kaya akan sumber daya timah dan emas, dua perusahaan besar melakukan beroperasi penambangan, yaitu Pertambangan Anglo Gold Ashanti dan Randgold.
Ratusan ribu orang di Kongo bagian timur bertahan hidup dengan mencari nafkah di pertambangan rakyat.
Kecelakaan tambang sering kali terjadi di wilayah Kongo yang kaya karena tidak ada jaminan keselamatan pekerja. Keselamatan menjadi faktor utama penyebab kematian para pekerja tambang.
()