Jepang peringati tragedi bom atom Hiroshima-Nagasaki
Senin, 06 Agustus 2012 - 21:40 WIB
Jepang peringati tragedi bom atom Hiroshima-Nagasaki
A
A
A
Sindonews.com – Rakyat Jepang memperingati tragedi 67 tahun serangan bom atom pertama di dunia dengan upacara pada Senin 6 Agustus 2012.
Peringatan ini dihadiri, Clifton Truman Daniel (55), cucu Harry Truman, Presiden Amerika Serikat (AS) yang memerintahkan bom dijatuhkan di Hiroshima.
Sekitar 50.000 orang berkumpul di taman perdamaian Hiroshima dekat pusat ledakan tahun 1945 silam. Ledakan tragis itu menghancurkan sebagian besar kota dan menewaskan sebanyak 140.000 orang.
Sementara bom atom kedua yang jatuh tanggal 9 Agustus 1945 tahun di Nagasaki menewaskan puluhan ribu lebih dan mendorong Jepang menyerah kepada Sekutu dalam Perang Dunia II.
Upacara yang dihadiri perwakilan dari sekitar 70 negara itu dimulai dengan bunyi lonceng kuil dan mengheningkan cipta. Seuntai bunga disematkan sebelum api abadi menyala di pusat taman Hiroshima.
Clifton Truman Daniel, dalam konferensi pers setelah peringatan, menolak berkomentar mengenai apakah keputusan kakeknya itu tepat. Daniel hanya mengatakan dia memutuskan untuk mengunjungi Hiroshima dan Nagasaki karena merasa perlu mengetahui konsekuensi dari keputusan kakeknya. Kunjungan itu dilakukan sebagai upaya untuk mencapai dunia yang bebas nuklir.
"Saya merupakan dua generasi ke depan. Tanggung jawab saya sekarang yaitu memastikan kami tidak pernah menggunakan senjata nuklir lagi," katanya, seperti dikutip USA Today, Senin (6/8/2012).
Sementara itu, Pemerintah AS mengirimkan perwakilan Duta Besar untuk peringatan tahunan ini sejak dua tahun lalu. Duta Besar John Roos menghadiri upacara Hiroshima hari Senin ini.
Walikota Hiroshima Kazumi Matsui mengatakan, Pemerintah Jepang harus lebih berani mengambil peran dalam memimpin upaya perlucutan senjata global, serta menyerukan para pemimpin dunia untuk datang ke Hiroshima dan merenungkan perdamaian.
Peringatan ini dihadiri, Clifton Truman Daniel (55), cucu Harry Truman, Presiden Amerika Serikat (AS) yang memerintahkan bom dijatuhkan di Hiroshima.
Sekitar 50.000 orang berkumpul di taman perdamaian Hiroshima dekat pusat ledakan tahun 1945 silam. Ledakan tragis itu menghancurkan sebagian besar kota dan menewaskan sebanyak 140.000 orang.
Sementara bom atom kedua yang jatuh tanggal 9 Agustus 1945 tahun di Nagasaki menewaskan puluhan ribu lebih dan mendorong Jepang menyerah kepada Sekutu dalam Perang Dunia II.
Upacara yang dihadiri perwakilan dari sekitar 70 negara itu dimulai dengan bunyi lonceng kuil dan mengheningkan cipta. Seuntai bunga disematkan sebelum api abadi menyala di pusat taman Hiroshima.
Clifton Truman Daniel, dalam konferensi pers setelah peringatan, menolak berkomentar mengenai apakah keputusan kakeknya itu tepat. Daniel hanya mengatakan dia memutuskan untuk mengunjungi Hiroshima dan Nagasaki karena merasa perlu mengetahui konsekuensi dari keputusan kakeknya. Kunjungan itu dilakukan sebagai upaya untuk mencapai dunia yang bebas nuklir.
"Saya merupakan dua generasi ke depan. Tanggung jawab saya sekarang yaitu memastikan kami tidak pernah menggunakan senjata nuklir lagi," katanya, seperti dikutip USA Today, Senin (6/8/2012).
Sementara itu, Pemerintah AS mengirimkan perwakilan Duta Besar untuk peringatan tahunan ini sejak dua tahun lalu. Duta Besar John Roos menghadiri upacara Hiroshima hari Senin ini.
Walikota Hiroshima Kazumi Matsui mengatakan, Pemerintah Jepang harus lebih berani mengambil peran dalam memimpin upaya perlucutan senjata global, serta menyerukan para pemimpin dunia untuk datang ke Hiroshima dan merenungkan perdamaian.
()