PM Suriah membelot ke oposisi
Senin, 06 Agustus 2012 - 19:57 WIB
PM Suriah membelot ke oposisi
A
A
A
Sindonews.com - Perdana Menteri Suriah Riad Farid Hijab telah bergabung dengan kelompok oposisi. Hijab beralih mendukung pemberontak dan dipecat Pemerintah Suriah, Senin 6 Agustus 2012.
“Hari ini saya adalah seorang prajurit dalam revolusi," jelas Hijab pada pernyataan yang dibacakan juru bicara Muhammad el-ETRI, seperti dikutip Aljazeera, Senin (6/8/2012).
ETRI membantah Hijab telah dipecat. Pemecatan baru diumumkan televisi Suriah, setelah Hijab sudah membelot dan melarikan diri ke Yordania.
Menurut ETRI, Pemerintah Suriah membuat pengumuman pemecatannya setelah para pejabat menyadari bahwa PM ini melarikan diri ke Yordania.
Saat ini, Hijab tiba di Yordania, setelah diselundupkan melintasi perbatasan. “Riad Farid Hijab telah tiba di Yordania,” ujar seorang pejabat Yordania.
Sementara Hijab mengaku dirinya membelot karena tidak ingin lagi terlibat dengan rezim teroris yang melakukan pembunuhan massal. Sekarang dia resmi bergabung dengan jajaran revolusi kebebasan.
Pasca kepergian Hijab, Presiden Bashar al-Assad langsung melantik Wakil Perdana Menteri, Omar Ghaliwanji, untuk memimpin pemerintahan sementara.
Sebelum menjabat sebagai PM, Hijab merupakan seorang Menteri Pertanian, dia diangkat tanggal 23 Juni, menyusul pemilihan parlemen pada bulan Mei.
“Hari ini saya adalah seorang prajurit dalam revolusi," jelas Hijab pada pernyataan yang dibacakan juru bicara Muhammad el-ETRI, seperti dikutip Aljazeera, Senin (6/8/2012).
ETRI membantah Hijab telah dipecat. Pemecatan baru diumumkan televisi Suriah, setelah Hijab sudah membelot dan melarikan diri ke Yordania.
Menurut ETRI, Pemerintah Suriah membuat pengumuman pemecatannya setelah para pejabat menyadari bahwa PM ini melarikan diri ke Yordania.
Saat ini, Hijab tiba di Yordania, setelah diselundupkan melintasi perbatasan. “Riad Farid Hijab telah tiba di Yordania,” ujar seorang pejabat Yordania.
Sementara Hijab mengaku dirinya membelot karena tidak ingin lagi terlibat dengan rezim teroris yang melakukan pembunuhan massal. Sekarang dia resmi bergabung dengan jajaran revolusi kebebasan.
Pasca kepergian Hijab, Presiden Bashar al-Assad langsung melantik Wakil Perdana Menteri, Omar Ghaliwanji, untuk memimpin pemerintahan sementara.
Sebelum menjabat sebagai PM, Hijab merupakan seorang Menteri Pertanian, dia diangkat tanggal 23 Juni, menyusul pemilihan parlemen pada bulan Mei.
()