TV Suriah dibom
Senin, 06 Agustus 2012 - 17:11 WIB
TV Suriah dibom
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan bom berhasil menghancurkan stasiun televisi milik Pemerintah Suriah. Bom yang diledakkan kelompok pemberontak menargetkan televisi dan kantor pusat radio nasional di Damaskus, Suriah. Tidak ada korban tewas akibat ledakan itu.
“Ledakan bom menyebabkan beberapa pegawai stasiun televisi terluka,” ujar Menteri Informasi Suriah, Omran al-Zoabi, seperti dikutip Aljazeera, Senin (6/8/2012).
Menurut Zoabi, bom di lantai tiga bangunan mengakibatkan kerusakan parah. Untung saja insiden ini tidak menyebabkan korban tewas, hanya tiga orang mengalami luka ringan.
"Bom itu dikendalikan alat peledak. Karena itu, beberapa korban hanya terluka, tidak ada yang menderita cidera serius," tambahnya.
Zoabi menegaskan, Pemerintah Suriah telah mengetahui siapa di balik tindakan putus asa dan menyedihkan ini. Pemboman tersebut didalangi pemberontak bersenjata yang sebelumnya telah melakukan serangan serupa di Damaskus dan Aleppo.
Al-Ikhbariya, sebuah stasiun televisi pro-pemerintah Suriah yang dikelola pihak swasta, menyiarkan kerusakan di gedung televisi pemerintah pasca pemboman. Rekaman itu menunjukkan dinding hancur, meja terbalik, pecahan kaca, dan kabel listrik terputus.
Saat ini, gedung stasiun televisi di daerah Umayyah, Damaskus, sudah dijaga pasukan keamanan berlapis ganda. Serangan di Damaskus terjadi saat pasukan pemerintah Suriah menyerukan mereka siap untuk melawan kelompok pemberontak.
“Ledakan bom menyebabkan beberapa pegawai stasiun televisi terluka,” ujar Menteri Informasi Suriah, Omran al-Zoabi, seperti dikutip Aljazeera, Senin (6/8/2012).
Menurut Zoabi, bom di lantai tiga bangunan mengakibatkan kerusakan parah. Untung saja insiden ini tidak menyebabkan korban tewas, hanya tiga orang mengalami luka ringan.
"Bom itu dikendalikan alat peledak. Karena itu, beberapa korban hanya terluka, tidak ada yang menderita cidera serius," tambahnya.
Zoabi menegaskan, Pemerintah Suriah telah mengetahui siapa di balik tindakan putus asa dan menyedihkan ini. Pemboman tersebut didalangi pemberontak bersenjata yang sebelumnya telah melakukan serangan serupa di Damaskus dan Aleppo.
Al-Ikhbariya, sebuah stasiun televisi pro-pemerintah Suriah yang dikelola pihak swasta, menyiarkan kerusakan di gedung televisi pemerintah pasca pemboman. Rekaman itu menunjukkan dinding hancur, meja terbalik, pecahan kaca, dan kabel listrik terputus.
Saat ini, gedung stasiun televisi di daerah Umayyah, Damaskus, sudah dijaga pasukan keamanan berlapis ganda. Serangan di Damaskus terjadi saat pasukan pemerintah Suriah menyerukan mereka siap untuk melawan kelompok pemberontak.
()