Dikabarkan tewas, Assad muncul di TV?

Jum'at, 20 Juli 2012 - 08:55 WIB
Dikabarkan tewas, Assad...
Dikabarkan tewas, Assad muncul di TV?
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Suriah membantah kabar terbunuhnya Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam ledakan bom, pada Rabu 18 Juli 2012 lalu.

Bantahan itu ditampilkan dalam cuplikan tayangan video pertemuan antara Assad dengan Menteri Pertahanan Suriah yang baru melantik Fahad Jasim al-Freij Tidak disebutkan lokasi dan kapan video itu diambil.

Pengamat Timur Tengah Zuhairi Misrawi melihat, situasi di Suriah saat ini sangat genting bagi rezim Assad.

“Kondisi saat ini masih ada pembangkangan dari tentara loyalis Assad sehingga kekuatan rezim semakin melemah. Apalagi dengan terbunuhnya Menteri Pertahanan Suriah dan dukungan internasional yang saat ini hanya dari tiga negara, yakni Iran, Rusia, dan China,” paparnya.

Zuhairi juga melihat adanya upaya Barat memberlakukan skenario Libya di Suriah dengan membunuh target Assad dan orang-orang dekatnya. Menurutnya, skenario itu mulai berhasil dengan serangan bom bunuh diri di Damaskus yang menewaskan Menhan Suriah dan ipar Presiden Assad.

“Situasi di Suriah dapat mengakibatkan dampak yang serius bagi seluruh kawasan,” katanya. Selain tekanan dalam negeri, tekanan internasional terus mengepung rezim Assad.

Kemarin, aset senilai 100 juta poundsterling atau sekira Rp1,48 triliun milik para pemimpin Suriah di Inggris telah dibekukan. Sebagian besar aset itu disimpan dalam beberapa rekening atas nama pribadi dan organisasi.

Willis dari Alaco, perusahaan intelijen bisnis, menyebutkan bahwa jumlah kekayaan Assad mencapai 1 miliar poundsterling atau senilai Rp14,81 triliun. Perkirakan itu dikarenakan keluarga Assad telah berkuasa selama 41 tahun.

Sebagian besar kekayaan itu didepositokan di Rusia dan negara lain yang belum memberlakukan sanksi kepada Damaskus. Di sisi lain, utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Liga Arab Kofi Annan menyerukan agar Dewan Keamanan (DK) PBB melakukan aksi nyata untuk mengakhiri konflik Suriah.

“Semua pihak harus mengakhiri segala bentuk kekerasan bersenjata dan mengimplementasikan rencana enam poin dan mengutamakan dialog politik,” katanya seperti dikutip AFP.
()
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
38 menit yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
1 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
2 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
3 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
4 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved