Datangi Mesir, Hillary Clinton dilempari tomat
Senin, 16 Juli 2012 - 11:03 WIB
Datangi Mesir, Hillary Clinton dilempari tomat
A
A
A
Sindonews.com - Iring-iringan mobil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton dilempari botol dan tomat oleh pengunjuk rasa di kota Alexandria, Mesir bagian timur.
Sejumlah demonstran pada Minggu 15 Juli 2012, berkumpul di luar konsulat AS di Alexandria mengecam campur tangan Washington atas urusan internal negara Mesir.
"Mengapa kami semua menentang kunjungan Amerika ke Mesir. Karena Amerika berusaha menekan presidenan baru Mesir. Pada dasarnya kami menentang berbagai bentuk intervensi asing atas urusan dalam negeri Mesir," teriak para demonstran seperti dilansir Presstv, Senin (16/7/2012).
Aksi demonstrasi digelar sejak hari Sabtu 14 Juli 2012 malam. Sejumlah aksi protes digelar di luar hotel tempat Hillary menginap.
Pada hari pertama kujungannya, Hillary melangsungkan pembicaraan dengan Presiden Mesir Mohamed Morsi di Istana Presiden Mesir. Hillary juga melakukan pertemuan dengan Kepala Militer Mesir Hussein Tantawi. Dalam pertemuan dengan Tantawi, ia mendesak Tantawi mendukung transisi di Mesir.
AS mengklaim akan mendukung transisi Mesir menuju demokrasi. Selama lebih dari tiga dekade, Washington dikenal sebagi pendukung rezim pemerintahan Mesir, mantan diktator Hosni Mubarak.
Sejumlah demonstran pada Minggu 15 Juli 2012, berkumpul di luar konsulat AS di Alexandria mengecam campur tangan Washington atas urusan internal negara Mesir.
"Mengapa kami semua menentang kunjungan Amerika ke Mesir. Karena Amerika berusaha menekan presidenan baru Mesir. Pada dasarnya kami menentang berbagai bentuk intervensi asing atas urusan dalam negeri Mesir," teriak para demonstran seperti dilansir Presstv, Senin (16/7/2012).
Aksi demonstrasi digelar sejak hari Sabtu 14 Juli 2012 malam. Sejumlah aksi protes digelar di luar hotel tempat Hillary menginap.
Pada hari pertama kujungannya, Hillary melangsungkan pembicaraan dengan Presiden Mesir Mohamed Morsi di Istana Presiden Mesir. Hillary juga melakukan pertemuan dengan Kepala Militer Mesir Hussein Tantawi. Dalam pertemuan dengan Tantawi, ia mendesak Tantawi mendukung transisi di Mesir.
AS mengklaim akan mendukung transisi Mesir menuju demokrasi. Selama lebih dari tiga dekade, Washington dikenal sebagi pendukung rezim pemerintahan Mesir, mantan diktator Hosni Mubarak.
()