Jerman bantu Spanyol terampilkan pengangguran
Jum'at, 13 Juli 2012 - 18:33 WIB
Jerman bantu Spanyol terampilkan pengangguran
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Jerman berkomitmen untuk membantu Spanyol mengikuti jejak bekas negara Nazi itu dengan memberlakukan sistem magang. Sistem ini diterapkan guna memberdayakan anak muda. Pemberian keterampilan untuk pemuda diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran karena krisis utang.
Menteri Pendidikan Spanyol Jose Ignacio Wert, menandatangani kesepakatan dengan mitranya dari Jerman di Stuttgart. Kemitraan itu akan mendorong Spanyol dalam memberikan lebih banyak on-the job training bersama perusahaan Jerman.
Saat ini, pengangguran kaum muda Spanyol telah melonjak menjadi 52 persen. Jumlah itu menduduki tingkat tertinggi di Uni Eropa. Sedangkan tingkat pengangguran di Jerman hanya 7,9 persen, jauh lebih rendah dibanding negara lain di Uni Eropa.
Wert mengatakan Spanyol harus belajar dari praktik terbaik Jerman untuk meningkatkan keterampilan. "Kami ingin Jerman menjadi pembimbing dalam petualangan pelatihan kerja," katanya kepada koran Jerman, Frankfurter Allgemeine. Sebagaimana dilansir BBC, Jumat (13/7/2012).
Spanyol memiliki 1,5 juta mahasiswa, tetapi hanya 270 ribu sekolah mahasiswa perdagangan. Selain itu, para mahasiswa mendapatkan teori jauh lebih banyak dibanding pengalaman praktis. Kemampuan bahasa asing sebagian mahasiswa juga masih terbatas.
Sementara itu, sistem pendidikan Jerman terbukti mampu menggabungkan magang praktis dengan studi di kelas. Kombinasi tersebut dianggap sebagai faktor penting dalam keberhasilan ekspor Jerman.
Menteri Pendidikan Spanyol Jose Ignacio Wert, menandatangani kesepakatan dengan mitranya dari Jerman di Stuttgart. Kemitraan itu akan mendorong Spanyol dalam memberikan lebih banyak on-the job training bersama perusahaan Jerman.
Saat ini, pengangguran kaum muda Spanyol telah melonjak menjadi 52 persen. Jumlah itu menduduki tingkat tertinggi di Uni Eropa. Sedangkan tingkat pengangguran di Jerman hanya 7,9 persen, jauh lebih rendah dibanding negara lain di Uni Eropa.
Wert mengatakan Spanyol harus belajar dari praktik terbaik Jerman untuk meningkatkan keterampilan. "Kami ingin Jerman menjadi pembimbing dalam petualangan pelatihan kerja," katanya kepada koran Jerman, Frankfurter Allgemeine. Sebagaimana dilansir BBC, Jumat (13/7/2012).
Spanyol memiliki 1,5 juta mahasiswa, tetapi hanya 270 ribu sekolah mahasiswa perdagangan. Selain itu, para mahasiswa mendapatkan teori jauh lebih banyak dibanding pengalaman praktis. Kemampuan bahasa asing sebagian mahasiswa juga masih terbatas.
Sementara itu, sistem pendidikan Jerman terbukti mampu menggabungkan magang praktis dengan studi di kelas. Kombinasi tersebut dianggap sebagai faktor penting dalam keberhasilan ekspor Jerman.
()