Negara donor Afghanistan bertemu di Jepang

Senin, 09 Juli 2012 - 06:14 WIB
Negara donor Afghanistan...
Negara donor Afghanistan bertemu di Jepang
A A A
Sindonews.com – Sebuah konferensi internasional negara-negara donor untuk Afghanistan digelar di Tokyo, Jepang. Konferensi internasional ini membahas bantuan keuangan untuk Afghanistan setelah seluruh pasukan NATO mundur pada 2014 mendatang.

Sebanyak 70 delegasi tingkat tinggi dan berbagai organisasi internasional, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menghadiri konferensi ini. Seperti dikutip dari BBC, Senin (9/7/2012).

Pertemuan yang mulai digelar hari Minggu itu diharapkan bisa menyepakati bantuan sebesar USD16 miliar dalam empat tahun ke depan.

Pemerintah Afghanistan menginginkan terciptanya komitmen bantuan internasional, namun negara-negara donor nampaknya akan menuntut kepastian bahwa dana itu akan digunakan dengan benar. Saat ini, muncul kekhawatiran Afghanistan bakal terjebak dalam kekacauan politik dan konflik bersenjata setelah pasukan NATO ditarik seluruhnya dari negeri tersebut.

Dalam pidato pembukaannya dalam konferensi ini, Presiden Afghanistan, Hamid Karzai mengakui masalah keamanan masih menjadi tantangan terbesar negerinya. Pemerintah Afghanistan memperkirakan negeri itu membutuhkan USD4-6 miliar per tahun untuk pendanaan pembangunan.

Presiden Afghanistan juga menegaskan kepada para delegasi bahwa pemerintahannya sedang berupaya keras untuk memberantas korupsi. "Dalam 10 tahun terakhir, dengan bantuan komunitas internasional, kami sudah membuat kemajuan berarti menuju penyembuhan luka dan kehancuran akibat konflik," kata Karzai.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon mendesak para delegasi untuk menjaga hasil positif yang diperoleh di Afghanistan dalam satu dekade terakhir. "Kegagalan berinvestasi dalam pemerintahan, keadilan, hak asasi manusia, lapangan kerja dan pembangunan sosial dapat menghapus semua investasi dan pengorbanan yang dibuat dalam 10 tahun," ujar Ban.
()
Berita Terkait
Harga Tembaga di China...
Harga Tembaga di China Melemah, Beijing Diam-diam Garap Tambang di Afghanistan
Ekonomi Karut Marut,...
Ekonomi Karut Marut, Warga Afghanistan: Tuhan Tolong Kami...
Tuntut Kejelasan Nasib,...
Tuntut Kejelasan Nasib, Ratusan Imigran Demo di Kantor Pemko Batam
Rusia Sebut Taliban...
Rusia Sebut Taliban Hampir Kuasai Wilayah Perbatasan Afghanistan-Tajikistan
Ratusan Pengungsi Afganistan...
Ratusan Pengungsi Afganistan Tuntut Diberangkatkan ke Negara Ketiga
Perang Amerika Serikat...
Perang Amerika Serikat usai Serangan 11 September Tewaskan 4,5 Juta Orang
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
13 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
53 menit yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved