Video pelanggaran HAM tentara Israel terungkap
Selasa, 03 Juli 2012 - 12:48 WIB
Video pelanggaran HAM tentara Israel terungkap
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Hak Asasi Manusia (HAM), B'Tselem meng-upload sebuah video aksi kekerasan yang dilakukan secara brutal oleh militer Israel terhadap penduduk Palestina.
B'Tselem, Senin kemarin mengunduh video penembakan seorang relawan yang di tembak di dekat masjid di kota Al-Khalil (Hebron) bagian selatan West Bank, pada 29 Juni 2012.
Dalam video tersebut terlihat seorang polisi Israel menangkap seorang bocah berusia sembilan tahun, yang diidentifikasi bernama Abdul Rahman Burkan. Polisi tersebut menjatuhkan Rachman hingga tersungkur ke tanah setelah ia berteriak kepada polisi tersebut. Tidak sampai disitu, polisi kedua melanjutkan penyiksaan dengan memberikan sebuah tendangan.
B'Tselem mengatakan mereka telah mengirimkan video tentang bukti kekejaman itu kepada para pejabat Israel untuk diselidiki.
"Kami akan mengajukan komplain atas tindakan petugas kepolisian ini kepada Departemen Investigasi Kepolisian," demikian disampaikan dari salah satu anggota pernyataan B'T selem seperti diberitakan dalam Presstv, Selasa (3/7/2012)
Sebelumnya B'T selem telah mengajukan penyelidikan atas kasus pelanggaran HAM namun tidak ada tindakan lebih lanjut atas kompplain tersebut.
B'T selem merupakan lembaga non pemerintah yang sering mempublikasikan bukti penyiksaan yang dilakukan oleh tentara dan polisi Israel terhadap warga Palestina.
B'Tselem, Senin kemarin mengunduh video penembakan seorang relawan yang di tembak di dekat masjid di kota Al-Khalil (Hebron) bagian selatan West Bank, pada 29 Juni 2012.
Dalam video tersebut terlihat seorang polisi Israel menangkap seorang bocah berusia sembilan tahun, yang diidentifikasi bernama Abdul Rahman Burkan. Polisi tersebut menjatuhkan Rachman hingga tersungkur ke tanah setelah ia berteriak kepada polisi tersebut. Tidak sampai disitu, polisi kedua melanjutkan penyiksaan dengan memberikan sebuah tendangan.
B'Tselem mengatakan mereka telah mengirimkan video tentang bukti kekejaman itu kepada para pejabat Israel untuk diselidiki.
"Kami akan mengajukan komplain atas tindakan petugas kepolisian ini kepada Departemen Investigasi Kepolisian," demikian disampaikan dari salah satu anggota pernyataan B'T selem seperti diberitakan dalam Presstv, Selasa (3/7/2012)
Sebelumnya B'T selem telah mengajukan penyelidikan atas kasus pelanggaran HAM namun tidak ada tindakan lebih lanjut atas kompplain tersebut.
B'T selem merupakan lembaga non pemerintah yang sering mempublikasikan bukti penyiksaan yang dilakukan oleh tentara dan polisi Israel terhadap warga Palestina.
()