Indonesia ucapkan selamat pada presiden baru Mesir
Rabu, 27 Juni 2012 - 16:56 WIB
Indonesia ucapkan selamat pada presiden baru Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat kepada rakyat Mesir yang sukses mengelar pesta demokasi pemilu presiden. Pemerintah Indonesia berharap di bawah kepemimpinan Presiden Baru Mesir Mohammed Morsi, Indonesia bisa terus menjalin hubungan bilateral dengan Mesir.
"Bapak Presiden mengucapkan selamat kepada rakyat Mesir atas pelaksanaan pemilu yang berjalan dengan baik. Pemilu Presiden merupakan tahapan penting bagi Mesir untuk menuju demokrasi," ujar Menteri Indonesia Marty Natalegawa, di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
"Hubungan bilateral antara Mesir dan Indonesia sudah terjalin dengan baik. Mesir adalah salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia. Dengan terkonsolidasinya demokrasi di Mesir, kedua negara dapat terus meningkatkan kerja sama," tegas Marty.
Morsi merupakan presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis. Dia merupakan kandidat presiden dari partai Ikhwanul Muslim dan Keadilan. Morsi memenangkan pemilu putaran kedua dan berhasil mengalahkan mantan Perdana Menteri Mesir, Ahmed Shafiq. Dia memenangkan 13.230.131 suara (51,73%), sedangkan lawannya hanya mendapat 12.347.380 atau 48,27% suara.
"Bapak Presiden mengucapkan selamat kepada rakyat Mesir atas pelaksanaan pemilu yang berjalan dengan baik. Pemilu Presiden merupakan tahapan penting bagi Mesir untuk menuju demokrasi," ujar Menteri Indonesia Marty Natalegawa, di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (27/6/2012).
"Hubungan bilateral antara Mesir dan Indonesia sudah terjalin dengan baik. Mesir adalah salah satu negara pertama yang mengakui Indonesia. Dengan terkonsolidasinya demokrasi di Mesir, kedua negara dapat terus meningkatkan kerja sama," tegas Marty.
Morsi merupakan presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis. Dia merupakan kandidat presiden dari partai Ikhwanul Muslim dan Keadilan. Morsi memenangkan pemilu putaran kedua dan berhasil mengalahkan mantan Perdana Menteri Mesir, Ahmed Shafiq. Dia memenangkan 13.230.131 suara (51,73%), sedangkan lawannya hanya mendapat 12.347.380 atau 48,27% suara.
()