PBB tuding Rwanda pro pemberontak Kongo

Senin, 28 Mei 2012 - 17:28 WIB
PBB tuding Rwanda pro...
PBB tuding Rwanda pro pemberontak Kongo
A A A
Sindonews.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memiliki bukti adanya keterkaitan antara pemberontak di Republik Demokratis Kongo yang didukung oleh Rwanda.

Laporan internal PBB didapatkan dari seorang tentara Kongo yang melarikan diri. Ia mengatakan bahwa ia telah menjalani pelatihan gabungan dengan tentara Rwanda di Rwanda. Setelah menjalani pelatihan, ia akhirnya dikirim kembali ke wilayah perbatasan untuk melakukan perlawanan terhadap Pemerintah Kongo.

Konflik antar Pemerintah Kongo dengan pemberontak Kongo pecah sejak bulan April. Pemerintah Kongo menduga pemberontak Kongo memiliki keterkaitan dengan etnis Tutsi di Rwanda.

Kabarnya, beberapa pemimpin Tutsi memiliki keterkaitan dengan Rwanda. Beberapa pemimpin suku Tutsi telah menjadi bagian dari pasukan militer Kongo sejak 2009 yang merupakan bagian dari kesepakatan damai.

Rwanda telah dilanda konflik sejak pertengahan tahun 1990-an. Lebih dari 1 juta suku Hutu melarikan diri lewat perbatasan Kongo akibat pembantaian massal di Rwanda.

Sejauh ini pemerintah Rwanda belum memberikan tangapan atas tuduhan yang diungkapkan oleh PBB. Berdasarkan pengakuan yang didapatkan dari 11 orang pembelot, PBB mengatakan ribuan orang telah melarikan diri dari wilayah Kongo bagian selatan. Mereka menghindari aksi kekerasan di bagian timur Goma, Kongo.

Para pembelot meninggalkan pos yang terletak di daerah hutan pegunungan di perbatasan antara Kongo dengan Rwanda. Para pembelot adalah warga Rwanda yang dijanjikan akan digabungkan dengan militer Rwanda. Dalam pelatihan mereka diberikan senjata setelah siap nantinya mereka akan dikirim ke Kongo. Beberapa di antara mereka mengaku direkrut awal Februari lalu.
()
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
48 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved