Korsel tingkatkan standar impor asal Jepang

Kamis, 29 Maret 2012 - 19:20 WIB
Korsel tingkatkan standar...
Korsel tingkatkan standar impor asal Jepang
A A A
Sindonews.com - Lembaga pangan pemerintah Korea Selatan (Korsel) meningkatkan standar impor makanan dari Jepang ditengah meningkatnya kekhawatiran akan kebocoran radiasi nuklir Jepang.

The Korea Food and Drug Administration (KFDA) mengatakan bahwa mereka akan menurunkan standar radioaktif logam yang terkandung dari makanan impor asal Jepang dari 370 becquerels (Satuan untuk mengukur tingkat radiaasi) menjadi 100 pada bulan April mendatang.

KDFA mengatakan, perubahan kadar radiasi dalam makanan berlaku untuk susu dan minuman. Batas untuk susu akan dikurangi menjadi 50 becquerels per kg, sedangkan batas untuk minuman akan turun menjadi 10 becquerels per kg.

Saat ini pemerintah Korsel telah menghentikan impor dari 20 produk makanan untuk sementara, termaksud bayam dan jamur.

Seperti diketahui, gempa yang terjadi di Jepang pada bulan Maret 2011 telah memicu kebocoran pembangkit nuklir Fukushima. Akibatnya, semua barang yang diimpor dari Jepang dikhawatirkan terkontaminasi radiasi nuklir. (bro)

()
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
57 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Konten Kreator Muslim...
Konten Kreator Muslim asal Israel Beli Paspor Rp2 Miliar demi Masuk Malaysia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved