100 penumpang MV Rabaul Queen masih hilang

Jum'at, 03 Februari 2012 - 11:20 WIB
100 penumpang MV Rabaul...
100 penumpang MV Rabaul Queen masih hilang
A A A
Sindonews.com - Seratus orang masih dinyatakan hilang dalam sebuah insiden tenggelamnya Kapal feri MV Rabaul Queen di dekat Finschaffen, Papua Nugini. Sejauh ini jumlah korban yang dinyatakan selamat berjumlah 238 orang.

Rony Naigu, seorang tim penyelamat dan Badan Otoritas Keamanan Nasional Maritim Papua Nugini mengatakan, 100 orang yang masih hilang tersebut diperkirakan terjebak di dalam kapal, ketika dihantam oleh tiga gelombang besar dan tenggelam dengan cepat.

Kondisi laut pada saat itu memang sangat tidak bersahabat. Angin kencang di perairan membuat gelombang laut tidak stabil.

Sementara, pihak Australia memastikan proses pencarian korban hilang akan terus dilanjutkan. Sebanyak tiga kapal, dua helikopter, dan dua pesawat dikirim untuk melanjutkan pencarian korban hilang.

Manajer perusahaan Rabaul, Peter Sharp, belum bisa menjelaskan penyebab dari tenggelamnya kapal. Namun dia mengungkapkan, kapal feri yang berusia 22 tahun itu telah melayani jasa penyeberangan rute Kimbe dan Lae selama 11 tahun.

Akibat insiden ini, penduduk lokal setempat melempari kantor Rabaul. Mereka marah akibat pihak perusahaan tidak memberikan informasi yang jelas mengenai jumlah korban.

"Banyak orang yang menangis, mereka ingin tahu bagaimana nasib orang yang mereka cintai, mereka sebelumnya berada dalam kapal Rabaul," ungkap petugas keamanan setempat, Inspektur Senior Simson Siguyaru, seperti dikutip dalam ABC news, Jumat (3/2/2012).

"Saya sampai harus mengirim polisi untuk menyelamatkan para staf The Rabaul dari kantor, dan membawa mereka ke lokasi yang aman. Tetapi sebelum mereka diselamatkan, saya sempat menanyakan informasi berapa jumlah penumpang dalam kapal tersebut. Sayangnya, saya juga tidak mendapatkan informasi apapun," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd mengatakan, Otoritas Keselamatan Maritim Australia menanggapi panggilan awal atas marabahaya yang dialami kapal tersebut, kemudian Angkatan Pertahanan membantu berkoordinasi dengan rekan-rekan di Lae.

Otoritas Keselamatan Maritim Australia sendiri telah mengirimkan lima kapal untuk mengevakuasi korban dari tengah laut menuju Pulau Lae.

Kapal feri MV Rabaul Queen mengangkut 350 orang penumpang. Sebagian besar penumpang kapal adalah mahasiwa, 12 orang diantaranya adal kru kapal. Kapal tersebut hendak berlayar dari Kimbe menuju kepulauan Lae di Papua Nugini.
()
Berita Terkini
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
30 menit yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
53 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
1 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
3 jam yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved