Uni Eropa desak Israel-Palestina cari titik temu

Rabu, 25 Januari 2012 - 20:07 WIB
Uni Eropa desak Israel-Palestina...
Uni Eropa desak Israel-Palestina cari titik temu
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton mendesak Israel dan Palestina untuk terus melanjutkan upaya negosiasi perundingan damai di antara mereka.

Desakan itu diungkapkan Chaterine dalam kunjungan ke Jalur Gaza, untuk melakukan pertemuan dengan pemimpin Israel dan Palestina.

"Kita harus tetap menjaga perundingan ini agar terus berlangsung dan membuat perudingan ini lebih potensial," ungkap Catherine, seperti dikutip dalam Assosiated Press, Rabu (25/1/2012).

Seperti diketahui, perundingan yang dilakukan oleh Israel dan Palestina difasilitasi oleh Yordania.

Sementara warga Palestina meyakini hari Kamis 26 Januari besok merupakan hari terakhir bagi perundingan Israel dan Palestina. Namun Israel mengatakan pertemuan ini harus terus berlangsung tanpa ada tenggat waktu.

Sebelumnya, perundingan damai antara Israel dan Palestina sempat menemui kebuntuan pada minggu pertama dan ketiga bulan Desember 2011. Perundingan damai antara Israel dan Palestina telah dimulai satu dekade yang lalu, namun terus menghadapi kebuntuan.
()
Berita Terkini
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
39 menit yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
54 menit yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
2 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
3 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved