Gudang senjata kimia rahasia Gaddafi ditemukan

Sabtu, 21 Januari 2012 - 11:39 WIB
Gudang senjata kimia...
Gudang senjata kimia rahasia Gaddafi ditemukan
A A A
Sindonews.com - Oganisasi pelarangan senjata kimia The Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) menemukan gudang senjata kimia milik pemimpin Libya Muammar Muhammad Abu Minyar Gaddafi.

Juru bicara OPCW Michael Luhan mengatakan, pihaknya menemukan mustard sulfur dan artileri kerang yang diduga merupakan amunisi kimia. Dalam cangkang kerang itu, terdapat senjata kimia yang sangat membahayakan.

"Senjata ini belum siap untuk digunakan, karena senjata ini belum diisi oleh bahan utama," ungkap Luhan seperti dikutip dari The Daily Mail, Jumat (21/1/2012).

Beberapa amunisi kimia yang mereka temukan adalah mustard sulfur atau gas belerang yang jika diledakan bisa menyebabkan kulit melepuh hingga terkelupas, jika terhirup bisa merusak paru-paru. Semua bahan kimia ini disimpan di Ruwagha, negara bagian Timur-Selatan Libia.

Ditambahkan Luhan, pihaknya tidak akan mengatakan berapa banyak jumlah bahan kimia yang ditemukan. Namun pihaknya hanya bisa memberikan gambaran bahwa jumlah yang ditemukan jauh lebih banyak dari yang diumumkan Gaddafi. (san)
()
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
2 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved