Koalisi Arab Umumkan Gencatan Senjata di Yaman

Kamis, 09 April 2020 - 09:01 WIB
Koalisi Arab Umumkan...
Koalisi Arab Umumkan Gencatan Senjata di Yaman
A A A
RIYADH - Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi mengatakan mereka menghentikan operasi militer dalam upayanya memerangi pemberontak Houthi di Yaman. Keputusan ini diambil dalam rangka mendukung upaya PBB untuk mengakhiri perang selama lima tahun yang telah menewaskan lebih dari 100 ribu orang dan memicu kelaparan dan wabah penyakit.

Juru bicara pasukan koalisi Arab, Kolonel Turk al-Maliki mengatakan, langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi pembicaraan gencatan senjata permanen yang disponsori oleh utusan khusus PBB Martin Griffiths. Selain itu juga untuk menghindari kemungkinan wabah virus Corona baru, meskipun sejauh ini tidak ada laporan kasus infeksi COVID-19.

"Gencatan senjata akan mulai berlaku pada tengah hari pada hari Kamis selama dua minggu dan terbuka untuk perpanjangan," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (9/4/2020).

Pengumuman ini adalah terobosan besar pertama sejak PBB mengundang para pihak yang bertikai pada akhir 2018 di Swedia, di mana mereka menandatangani gencatan senjata di kota pelabuhan Laut Merah Hodeidah.

Namun tidak diketahui apakah gencatan senjata ini akan dipatuhi oleh kelompok pemberontak Houthi.

Juru bicara kelompok itu, Mohammed Abdulsalam mengatakan, mereka telah mengirimkan kepada PBB sebuah visi komprehensif yang mencakup diakhirinya perang dan blokade yang dikenakan pada Yaman.

"(Usulan kami) akan meletakkan dasar untuk dialog politik dan masa transisi," tweetnya.

Utusan PBB untuk krisis Yaman, Martin Griffiths, menyambut baik pengumuman itu dan meminta pihak-pihak yang bertikai untuk memanfaatkan kesempatan ini dan segera menghentikan semua permusuhan dengan urgensi tertinggi, dan membuat kemajuan menuju perdamaian yang komprehensif dan berkelanjutan.

Seorang pejabat senior Arab Saudi, berbicara kepada wartawan di Washington, mengatakan Riyadh berharap selama dua minggu ke depan Dewan Keamanan PBB akan membantu menekan para Houthi untuk menghentikan permusuhan, bergabung dengan gencatan senjata dan serius terlibat didalamnya.

Namun tampaknya upaya perdamaian akan menemui jalan terjal. Pasalnya, beberapa jam setelah pengumuman koalisi, Menteri Informasi Yaman mengatakan Houthi telah melancarkan serangan rudal terhadap Hodeidah dan pusat kota Marib, sementara media Houthi mengatakan serangan koalisi menghantam provinsi Hajja dan Saada.

Yaman, yang menjadi negara termiskin di dunia Arab, telah terperosok dalam kekerasan sejak Houthi menggulingkan pemerintah yang sah dari kekuasaan di Sanaa pada akhir 2014.

Konflik ini sebagian besar dilihat sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan musuh bebuyutan regionalnya, Iran. Perang telah memicu krisis kemanusiaan yang telah mendorong jutaan orang ke ambang kelaparan. Krisis juga memaksa jutaan orang mencari perlindungan di kamp-kamp pengungsian dan memicu wabah kolera serta difteri.
(ian)
Berita Terkait
Intervensi Arab Saudi...
Intervensi Arab Saudi pada Perang Yaman, Lawan Ancaman Houthi
Houthi: Tentara Anak-anak...
Houthi: Tentara Anak-anak Berusia 10 Tahun adalah Pria Sejati
Balas Dendam, Arab Saudi...
Balas Dendam, Arab Saudi Mengamuk di Yaman
Serangan Udara Koalisi...
Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Gempur Kamp-kamp Militer di Sanaa Yaman
Balas Kematian 2 Orang,...
Balas Kematian 2 Orang, Koalisi Arab Saudi Serang Yaman Besar-besaran
Yaman Masih Perang,...
Yaman Masih Perang, Presidennya Serahkan Kekuasaan
Berita Terkini
Tiga Putra Hadir Doakan...
Tiga Putra Hadir Doakan Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Tetap Tak Muncul
39 menit yang lalu
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
1 jam yang lalu
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
1 jam yang lalu
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
4 jam yang lalu
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
5 jam yang lalu
Trump Telepon Putin...
Trump Telepon Putin pada Hari Kemerdekaan AS selama 1,5 Jam, Ini 5 Topik yang Dirundingkan
7 jam yang lalu
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved