Dirawat Intensif Akibat COVID-19, Kondisi PM Inggris Stabil

Rabu, 08 April 2020 - 14:24 WIB
Dirawat Intensif Akibat...
Dirawat Intensif Akibat COVID-19, Kondisi PM Inggris Stabil
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dilaporkan dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan intensif selama dua hari terakhir akibat terinfeksi virus Corona baru, COVID-19. Johnson dilaporkan mendapatkan dukungan oksigen, sementara Menteri Luar Negeri Inggris memberikan pengarahan untuk memerangi pandemi di negara itu.

Johnson dinyatakan positif virus COVID-19 dua minggu lalu. Setelah mengisolasi diri, pria blonde itu dibawa ke rumah sakit St. Thomas pada Minggu malam karena menderita demam tinggi dan batuk. Kondisinya sempat memburuk pada Senin lalu dan ia dilarikan ke unit perawatan intensif.

Pemimpin Inggris berusia 55 tahun itu mendapatkan bantuan oksigen tetapi tidak menggunakan ventilator. Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, yang ditunjuk sebagai wakil Johnson, mengatakan ia akan segera kembali memimpin tugas-tugas negara ketika dunia menghadapi salah satu krisis kesehatan masyarakat yang paling parah dalam abad ini.

"Perdana menteri dalam kondisi stabil, dia nyaman dan bersemangat," kata Edward Argar, seorang menteri kesehatan junior Inggris.

"Dia beberapa waktu lalu dibantu beberapa tabung oksigen tetapi dia tidak berada dalam ventilator," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/4/2020).

Ketika Johnson memerangi virus Corona baru dari ranjang di rumah sakit St. Thomas, Inggris memasuki apa yang dikatakan para ilmuwan sebagai fase paling mematikan dari wabah itu dan bergulat dengan pertanyaan kapan harus mengangkat status lockdown.
(ian)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Inggris Bela Keputusan...
Inggris Bela Keputusan Soal Pencabutan Lockdown
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Boris Johnson: Masih...
Boris Johnson: Masih Terlalu Dini Cabut Penguncian di Inggris
Korban Meninggal Meningkat,...
Korban Meninggal Meningkat, Inggris Perpanjang Lockdown
Mutasi Baru Lahir di...
Mutasi Baru Lahir di Inggris, Dunia Siaga Satu
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
3 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
3 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
6 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
7 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved