Jerman Berencana Longgarkan Lockdown Setelah 19 April

Selasa, 07 April 2020 - 04:01 WIB
Jerman Berencana Longgarkan...
Jerman Berencana Longgarkan Lockdown Setelah 19 April
A A A
BERLIN - Jerman telah menyusun sejumlah langkah termasuk mewajibkan warga memakai masker di tempat publik, membatasi perkumpulan warga, dan mempercepat pelacakan rantai infeksi.

Semua itu untuk menuju tahap kembali ke kehidupan normal setelah lockdown berakhir pada 19 April. Rencana aksi itu disusun Kementerian Dalam Negeri Jerman dan dilihat Reuters pada Senin (6/4).

“Berbagai langkah itu untuk menjaga rata-rata orang yang terinfeksi oleh satu orang di bawah 1 meski saat kehidupan warga diperbolehkan secara bertahap kembali normal,” papar rencana pemerintah Jerman itu.

Jerman menerapkan lockdown, dengan restoran dan sebagian besar toko tutpu sejak 22 Maret lalu. Dampak lockdown diperkirakan membuat ekonomi Jerman mengalami resesi tahun ini.

Namun para pembuat kebijakan juga khawatir menunggu kehidupan normal kembali pulih.

Dokumen yang disusun pemerintah itu didukung oleh mekanisme yang akan memungkinkan pelacakan lebih dari 80% orang dengan satu orang yang terinfeksi memiliki kontak dalam 24 jam diagnosa.

Orang yang terinfeksi dan mereka yang terlibat kontak akan dikarantina, baik di rumah atau di hotel.

Dokumen itu mengasumsikan pandemi akan berlangsung hingga 2021.

Sesuai rencana itu, toko-toko akan diizinkan kembali buka, serta sekolah-sekolah di kawasan tertentu, melalui langkah social distancing yang ketat.

Kontral perbatasan akan dilonggarkan tapi acara besar dan pesta akan tetap dilarang.

Saat masker pelindung sudah dapat diperoleh, warga wajib memakai masker di kereta dan bus serta di pabrik dan gedung publik.
(sfn)
Berita Terkait
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Ahli Virus Prancis:...
Ahli Virus Prancis: Virus Corona Bukan Produk Alam
Usut Asal-usul Virus...
Usut Asal-usul Virus Corona, Tim Penyelidik WHO Tiba di Wuhan
Pria Bernama Wuhan Ini...
Pria Bernama Wuhan Ini Namai Bayinya dengan Kota Asal COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
Wabah Virus Corona di...
Wabah Virus Corona di Wuhan Diduga Terjadi Awal Agustus
Berita Terkini
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
43 menit yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
1 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
2 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
3 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
4 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
5 jam yang lalu
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved