Kapten Kapal Induk Nuklir AS yang Dipecat Dilaporkan Positif Corona

Senin, 06 April 2020 - 08:35 WIB
Kapten Kapal Induk Nuklir...
Kapten Kapal Induk Nuklir AS yang Dipecat Dilaporkan Positif Corona
A A A
WASHINGTON - Brett Crozier, komandan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang dipecat sebagai kapten kapal induk bertenaga nuklir USS Theodore Roosevelt dilaporkan positif terinfeksi coronavirus disease-19 ( COVID-19 ).

Dia dipecat setelah suratnya yang mengungkap COVID-19 mewabah di kapal induk tersebut bocor ke media. Surat tersebut sebenarnya ditujukan kepada para petinggi Angkatan Laut AS yang berisi permintaan bantuan agar mengevakuasi 5.000 pelaut dari kapal tersebut karena ratusan pelaut sudah terinfeksi.

Hasil tes COVID-19 dari Kapten Brett Crozier dilaporkan pada hari Minggu oleh New York Times, hanya beberapa jam setelah Menteri Pertahanan AS Mark Esper mendukung pemecatannya.

Esper mengatakan kepada ABC bahwa Sekretaris Angkatan Laut Thomas Modly telah membuat keputusan dan seruan yang sulit dalam memutuskan untuk memecat Crozier dari komandonya atas kapal induk USS Roosevelt, yang sekarang berlabuh di Guam. (Baca: Virus Corona Serang Kapal Induk Nuklir AS, Kaptennya Minta Tolong )

Ditanya tentang laporan bahwa Presiden Donald Trump ingin Crozier dipecat, Esper menjawab; "Ini adalah seruan sekretaris. Dia datang dan memberi pengarahan kepada saya...Itu adalah seruan sekretaris. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan mendukungnya."

Pemecatan itu secara luas dikecam sebagai hukuman yang kejam dan tidak adil terhadap seorang perwira yang disegani yang mementingkan keselamatan para awaknya ketika dia memohon kepada atasannya agar kapal dikosongkan.

"Kami tidak berperang," tulis Crozier dalam surat yang bocor ke pers. "Pelaut tidak perlu mati."

Tetapi beberapa pejabat senior Pentagon mengatakan Crozier keliru dengan membiarkan permohonannya diumumkan.

"Crozier menunjukkan penilaian yang sangat buruk di tengah krisis, anggota keluarga khawatir dan merusak rantai komando," kata Modly.

Trump, berbicara dalam konferensi pers hari Sabtu, mendukung pemecatan Crozier. "Dia seharusnya tidak berbicara seperti itu dalam surat," katanya tentang Crozier. "Saya pikir itu mengerikan tentang apa yang dia lakukan."

The New York Times, dalam melaporkan hasil tes Crozier, mengutip dua mantan teman sekelasnya di Akademi Angkatan Laut AS. Dikatakan bahwa dia sudah mulai menunjukkan gejala terinfeksi COVID-19 sebelum meninggalkan kapal pada hari Kamis. (Baca juga: Kapten Pengungkap Wabah Corona di Kapal Induk AS Banjir Dukungan )

Ratusan pelaut menghibur Crozier ketika dia meninggalkan kapal, seperti yang terlihat dalam video yang dengan telah viral. Beberapa pelaut memanggilnya pahlawan.

Partai Demokrat juga mengecam keras pemecatan itu. Joe Biden, kandidat utama Demokrat untuk calon presiden AS, mengutuk pemecatan itu sebagai tindakan yang menyerupai kriminal.

"Saya pikir dia harus memiliki pujian daripada dipecat," kata mantan wakil presiden era Barack Obama tersebut, seperti dikutip AFP, Senin (6/4/2020).
(mas)
Berita Terkait
Pertama Kali, COVID-19...
Pertama Kali, COVID-19 Renggut Pelaut Kapal Induk Nuklir AS
686 Awak Kapal Induk...
686 Awak Kapal Induk Nuklir Prancis Terinfeksi COVID-19
Lagi, Kapal Perang AS...
Lagi, Kapal Perang AS Jadi Korban Keganasan Virus Corona
Kru Kapal Induk Theodore...
Kru Kapal Induk Theodore Roosevelt Positif COVID-19 Jadi 585 Orang
Kapal Induk Prancis...
Kapal Induk Prancis Lumpuh, 1.000 Pelaut Lebih Terinfeksi COVID-19
Virus Corona Kembali...
Virus Corona Kembali Bobol Kapal Induk Nuklir AS
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
3 jam yang lalu
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
5 jam yang lalu
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
6 jam yang lalu
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
10 jam yang lalu
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
11 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
12 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved