Dianggap Penyebar Virus, Pemerintah Provinsi Jeju Gugat Dua Pasien Corona

Senin, 06 April 2020 - 10:45 WIB
Dianggap Penyebar Virus,...
Dianggap Penyebar Virus, Pemerintah Provinsi Jeju Gugat Dua Pasien Corona
A A A
SEOUL - Pemerintah Provinsi Pulau Jeju di Korea Selatan (Korsel) menggugat dua perempuan yang berkunjung ke pulau tersebut untuk berlibur karena salah satunya mengalami gejala virus corona. Pasangan yang diidentifikasi seorang ibu berusia 52 tahun dan putrinya yang habis kembali dari kuliah di Boston, Amerika Serikat (AS).

Ibu asal Seoul dan putrinya berlibur ke Jeju pada 20 Maret lalu. Padahal, putrinya, berusia 19, mengalami gejala seperti penderita virus korona. Seharusnya putrinya itu menjalani karantina. Tetapi, mereka justru berlibur ke Jeju.

Remaja itu menunjukkan gejala terinfeksi virus corona pada 21 Maret. Namun, ibunya tetap mengajaknya berlibur selama empat hari di Jeju. Akibatnya, remaja itu melakukan kontak fisik dengan 47 orang di 20 lokasi. Ibu dan putrinya kembali ke ke Seoul di distrik Gangnam, setelah berlibur dari Jeju.

Provinsi Jeju mengajukan gugatan hukum kepada ibu dan putrinya dengan kerugian USD107.000 (Rp1,7 miliar). Akibat dua orang tersebut, dua pusat bisnis di Jeju terpaksa ditutup dan banyak penduduk Jeju yang diisolasi.

“Saya harap ini menjadi peringatan kuat bagi mereka yang mengancam pekerja medis, pekerja pencegahan, dan partisipasi rakyat dan memerangi virus korona,” kata Gubernur Jeju, Won Hee-ryong, dilansir CNN. Provinsi Jeju juga mengungkapkan, putri itu gagal menjalankan tugasnya sebagai anggota komunitas. Gugatan itu juga menyebutkan sang ibu aktif mengajak anaknya dalam tindakan ilegal.

Hingga 5 April lalu, Korea Centers for Disease Control & Prevention (KCDC) melaporkan 94 kasus di Korsel sehingga jumlah total mencapai 10.156 kasus. 177 pasien virus korona dilaporkan tewas, dan 6.325 berhasil sembuh.

Pemerintah Korsel pada Sabtu lalu memperpanjang kampanye jaga jarak yang seharusnya berakhir pada Senin (hari ini). Langkah itu setelah dua pekan kampanye itu dilaksanakan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Korsel berhasil mengatasi wabah corona yang sebelumnya menjadi negara terbesar di luar China yang diserang virus mematikan tersebut. Tapi, pemerintah telah berhasil mengatasi dan menjadi negara yang sukses mengatasi virus corona. “Tapi terlalu dini untuk mengatakan kalau wabah itu telah berkurang,” kata Menteri Kesehatan Park Neung-hoo, dilansir Reuters.

Dia mengungkapkan, banyak kasus infeksi virus corona berhasil dari kasus impor. Pemerintah juga menunda pembukaan sekolah pada pekan depan. “Tujuan kita adalah mengontrol infeksi dengan sistem medis dan kesehatan,” kata Park. Dia mengungkapkan, kampanye jaga jarak mampu menurunkan 70% potensi infeksi virus corona.

Park mengungkapkan, banyak orang Korsel yang mulai bersosialisasi karena terlalu lelah selama proses isolasi. Apalagi cuaca sudah mulai hangat. “Saya tahu masyarakat sudah lelah dengan kampanye jaga jarak,” katanya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Berita Terkait
Kali Pertama Korsel...
Kali Pertama Korsel Laporkan Kenaikan Harian Infeksi Covid-19 Hanya Satu Digit
Sukses Redam Covid-19,...
Sukses Redam Covid-19, Korsel Kembali Perlonggar Social Distancing
Virus Corona ‘Menyerang’...
Virus Corona ‘Menyerang’ Idol Kpop, Heo Dong Won Positif Covid-19
Siswa Kembali ke Sekolah,...
Siswa Kembali ke Sekolah, Korsel Catat 32 Kasus Baru Covid-19
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
WHO Sebut Amerika Selatan...
WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
5 menit yang lalu
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
1 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
3 jam yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
3 jam yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Provinsi...
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Tambah 25 Titik Penyekatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved