alexametrics

PBB: Kecuali Covid-19 Dikalahkan di Seluruh Negara, Tidak Ada yang Aman

loading...
A+ A-
NEW YORK - Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan, kecuali pandemi Covid-19 berhasil dikalahkan di seluruh dunia, tidak ada yang benar-benar aman. Pernyataan ini datang setelah PBB meluncurkan permohonan USD 2 miliar untuk membantu negara-negara yang rentan dan dilanda konflik di Timur Tengah, Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Dujarric mengatakan, paket bantuan sebesar USD 2 miliar terlihat besar. Tapi, jumlah ini tidak apa-apanya bila melihat stimulus bantuan yang diajukan beberapa negara, seperti Amerika Serikat (AS) yang menyetujui paket bantuan senilai USD 2,2 triliun.

"USD 2 miliar sebenarnya adalah jumlah yang besar bagi siapa pun, tetapi ketika Anda melihat paket stimulus yang diluncurkan oleh sejumlah negara yang triliunan dolar, ini tidak terlalu besar," ucap Dujarric, seperti dilansir Al Arabiya.



"Kita berbicara, relatif tidak berbicara tentang uang sebanyak itu, dan apa jelas dan apa yang perlu dipahami oleh semua, adalah kecuali virus, pandemi, dikalahkan di mana-mana, tidak ada dari kita yang aman," sambungnya.

Dia kemudian mengatakan, dana bantuan ini sangat penting, khususnya bagi negara-negara yang paling rentan, yang memiliki layanan kesehatan yang tidak terlalu baik, yang mungkin sangat terpengaruh Covid-19.

“Ini sangat penting. Apa yang kita lihat sekarang adalah risiko besar penyebaran virus lebih jauh ke negara-negara yang paling rentan, populasi yang paling rentan, mereka yang, tidak seperti kita," ungkapnya.

"Bahkan mungkin mereka tidak dapat mencuci tangan dengan benar, mungkin tidak memiliki akses ke sanitasi peralatan, jadi kami perlu memastikan populasi ini mendapatkan bantuan secepat mungkin," tukasnya.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top