Kirim Pasokan Medis ke RS, Aktivis Pengkritik Putin Diciduk Polisi

Sabtu, 04 April 2020 - 05:37 WIB
Kirim Pasokan Medis...
Kirim Pasokan Medis ke RS, Aktivis Pengkritik Putin Diciduk Polisi
A A A
MOSKOW - Seorang dokter Rusia yang mengkritik cara Presiden Vladimir Putin menangani wabah virus Corona ditangkap setelah mencoba mengirim pasokan pelindung ke rumah sakit yang membutuhkan.

Anastasia Vasilyeva dari Serikat Dokter ditangkap di wilayah Novgorod di luar Moskow pada hari Kamis lalu. Ia ditangkap setelah bersama rekan-rekannya berusaha membawa lebih dari 500 masker, pembersih, jas hazmat, sarung tangan dan kacamata pelindung ke sebuah fasilitas kesehatan di daerah tersebut.

Menurut The Associated Press kelompok Vasilyeva dituduh oleh polisi melanggar peraturan isolasi diri, yang saat ini diberlakukan di banyak daerah, termasuk Moskow dan Novgorod. Mereka dibawa ke kantor polisi dan ditahan selama berjam-jam, dan para aktivis harus meminta pekerja rumah sakit untuk datang ke stasiun untuk mengambil perlengkapan.

"Dengan memasukkan dia di balik jeruji besi, mereka mengungkap motif mereka yang sebenarnya - mereka bersedia untuk menghukum para profesional kesehatan yang berani bertentangan dengan narasi resmi Rusia dan mengekspos kelemahan dalam sistem kesehatan masyarakat," kata direktur Amnesty International Rusia, Natalia Zviagina, dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Fox News, Sabtu (4/4/2020).

Setelah ditahan selama semalam, Vasilyeva muncul di pengadilan pada hari Jumat dengan tuduhan menentang perintah polisi. Setelah menjalani dua sidang pengadilan yang panjang, dia diperintahkan untuk membayar denda total yang setara dengan USD20.

"Ini bukan tentang uang untuk mereka, itu tentang menghancurkan saya," kata Vasilyeva sesudahnya.

"Tetapi saya bahkan lebih yakin bahwa kami melakukan hal yang benar, dan kami pasti akan terus melakukannya," tegasnya.

Video yang diposting di Twitter oleh aktivis menunjukkan selusin petugas polisi berkumpul di sekitar Vasilyeva dan dua dari mereka menyeretnya ke kantor polisi. Penangkapan telah menimbulkan kemarahan dari aktivis lain.

“Mengapa mereka melecehkan orang ini, karena dia membawa masker untuk para dokter? Bajingan,” tweet politisi oposisi dan kritikus Putin, Alexei Navalny, yang mendukung Serikat Dokter dan bekerja sama dengan Vasilyeva.

Ivan Konovalov, juru bicara Serikat Dokter, mengatakan kepada AP bahwa Vasilyeva secara fisik diserang dalam proses penangkapan itu dan bahkan sempat pingsan sebentar.

"Kami pikir kami mungkin mengalami beberapa kesulitan, tetapi tidak ada yang bisa membayangkan hal seperti itu," tambahnya.

Serikat dokter mengatakan kekurangan peralatan pelindung adalah salah satu masalah yang paling mendesak di tengah wabah Corona. Konovalov mengatakan Serikat Dokter telah mendapatkan sekitar 30 permintaan untuk peralatan pelindung dari rumah sakit dan fasilitas medis di seluruh Rusia, dan 100 keluhan umum lainnya tentang kurangnya peralatan pelindung.

Hanya dua minggu yang lalu, Rusia melaporkan beberapa ratus kasus virus Corona dan bersikeras bahwa wabah itu dapat dikendalikan. Ketika virus menyebar dan lebih banyak infeksi dilaporkan minggu ini, penduduk Moskow dan kota-kota lain diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Vasilyeva, yang telah menjadi kritikus vokal terhadap respons Kremlin terhadap virus itu, menuduh pihak berwenang mengecilkan skala wabah dan menekan petugas medis untuk bekerja tanpa perlindungan yang memadai.

“Kami menyadari bahwa kami tidak bisa hanya duduk dan menonton; kalau tidak, akan terlambat,” katanya dalam sebuah tweet pada Senin lalu.
(ian)
Berita Terkait
Terinfeksi Covid-19,...
Terinfeksi Covid-19, Jubir Vladimir Putin Dirawat di Rumah Sakit
COVID-19 Menggila di...
COVID-19 Menggila di Rusia, Putin Diminta Liburkan Pekerja Selama Seminggu
Cegah Corona, Kediaman...
Cegah Corona, Kediaman Putin Dipasangi Terowongan Disinfektan
COVID-19 Rusia: Total...
COVID-19 Rusia: Total Kasus 124.054, Sehari Nyaris 10.000 Kasus
Diduga Terinfeksi Covid-19,...
Diduga Terinfeksi Covid-19, Pemimpin Muslim Chechnya Dirawat di RS
Viral, Perawat Covid-19...
Viral, Perawat Covid-19 Bercelana Dalam dengan APD Transparan
Berita Terkini
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
3 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
3 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
6 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
7 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
8 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved