Skenario Terburuk, 150 Ribu Warga AS Diramalkan Tewas Akibat COVID-19

Jum'at, 03 April 2020 - 05:38 WIB
Skenario Terburuk, 150...
Skenario Terburuk, 150 Ribu Warga AS Diramalkan Tewas Akibat COVID-19
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu negara yang paling terdampak pandemi virus Corona yang tengah terjadi di dunia saat ini. Kondisi ini sejatinya telah diprediksi oleh pihak Angkatan Darat AS pada awal bulan Februari lalu.

Angkatan Darat AS menyimpulkan pada awal Februari bahwa antara 80 ribu hingga 150 ribu warga Amerika dapat binasa karena komplikasi terkait COVID-19 dalam skenario kasus terburuk. Begitu bunyi laporan Daily Beast mengutip tangkapan layar dari dokumen tersebut yang dinukil Sputnik, Jumat (3/4/2020).

Dokumen tersebut, yang disiapkan oleh US Army-North, formasi Angkatan Darat AS yang bertanggung jawab atas pertahanan tanah air, dibuat pada 3 Februari, dengan angka kematian diproyeksikan sebagai skenario 'angsa hitam'.

Laporan tersebut mencatat bahwa berdasarkan kemudahan penularan virus, dikombinasikan dengan sifat asimptomatik di antara beberapa operator, hingga 80 juta orang Amerika dapat terinfeksi, dengan 15-25 juta orang membutuhkan perawatan, dan 300 ribu-500 ribu memerlukan rawat inap.

Dokumen tersebut disiapkan untuk kepala Komando Utara AS, Jenderal Terrence O 'Saughnessy dan kepala Angkatan Darat Utara Letnan Jenderal Laura Richardson, dengan Sekretaris Angkatan Darat Ryan McCarthy dan Kepala Staf James McConville juga mengatakan telah melihat proyeksi tersebut.

Minggu ini, Dr. Anthony Fauci, seorang ahli penyakit menular terkemuka AS dan anggota Satuan Tugas virus Corona Presiden Trump, menghitung bahwa AS dapat menderita antara 100 ribu hingga 240 ribu kematian, bahkan jika negara tersebut mengikuti pedoman kesehatan yang ada. Itu hampir 40 persen lebih tinggi dari perkiraan Pentagon. Fauci juga memperingatkan bahwa COVID-19 bisa menjadi virus reguler yang muncul secara musiman. Trump telah berjanji untuk melakukan segala yang mungkin untuk memastikan bahwa angka kematian tetap berada di bawah 200 ribu.

Menurut Johns Hopkins University, AS sekarang menyumbang lebih dari 22 persen dari kasus virus Corona baru yang dilaporkan di dunia, dengan 216.700 orang Amerika terinfeksi dan lebih dari 5.100 meninggal. Seperti di sebagian besar negara lain, orang tua dan orang-orang dengan kondisi kesehatan bawaan sebelumnya menghadapi risiko tertinggi.

COVID-19 telah menghantam dengan keras militer AS, memaksanya untuk membatalkan latihan di luar negeri, dan memberlakukan tindakan karantina. Pekan lalu, Pentagon memerintahkan para komandan di pangkalan-pangkalan di seluruh dunia untuk berhenti melaporkan kasus baru di antara personel, dengan 1.000 lebih pasukan AS dan personel terkait diyakini akan terinfeksi pada Senin.

Pada hari Rabu, Penjabat Sekretaris Angkatan Laut AS Thomas Modly mengatakan komandan kapal induk USS Theodore Roosevelt yang diserang COVID-19 mungkin ditegur atas surat yang diterbitkan di media yang menuntut dukungan mendesak Pentagon dalam mengkarantina awak kapalnya dan menurunkan pelaut dari kapal induk nuklir tersebut.

Bulan lalu, seorang juru bicara Pentagon menyesalkan bahwa meskipun militer "siap, mau dan mampu mendukung otoritas sipil" dengan cara apa pun yang bisa dilakukan, namun sumber dayanya terbatas. Dengan anggaran USD686 miliar hanya cukup untuk 36 rumah sakit, sumber daya medis militer pada umumnya sebagian besar diarahkan untuk merawat korban perang, bukan penyakit menular.
(ian)
Berita Terkait
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Ratusan Warga New York...
Ratusan Warga New York Sudah Miliki Antibodi Virus Corona
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Kasus Virus Corona AS...
Kasus Virus Corona AS Naik 47.000, Lonjakan Terbesar dalam Sehari
AS Rilis Bukti Virus...
AS Rilis Bukti Virus Corona Buatan Laboratorium China
Berita Terkini
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
51 menit yang lalu
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
1 jam yang lalu
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
2 jam yang lalu
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
3 jam yang lalu
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
4 jam yang lalu
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved