AS Kerahkan Sistem Rudal Patriot ke Irak, Ini Reaksi Iran

Kamis, 02 April 2020 - 02:59 WIB
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Patriot ke Irak, Ini Reaksi Iran
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan sistem pertahanan rudal Patriot ke Irak di saat dunia sedang sibuk melawan pandemi virus corona baru, COVID-19. Iran mengecam pengerahan senjata canggih itu dan menyebut Washington membawa Timur Tengah menuju bencana.

Washington telah mengusulkan kepada Baghdad soal pengerahan sistem pertahanan rudal Patriot sejak Januari lalu. Sejak itu, pembicaraan terus diintensfikan dan Selasa lalu sumber militer Irak mengonfirmasi bahwa senjata pertahanan tersebut sudah ditempatkan di Pangkalan Udara Ain Al-Asad.

"Pengerahan (sistem Patriot) AS bertentangan dengan posisi resmi pemerintah, parlemen dan orang-orang Irak," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran, Rabu.

Kementerian itu menyerukan penghentian "perang nuklir" selama wabah virus corona."Kegiatan militer AS di wilayah itu dapat membawanya menuju ketidakstabilan dan bencana," lanjut kementerian.

Iran sedang berjuang melawan wabah COVID-19 yang telah menginfeksi 47.593 orang dengan 3.036 di antaranya telah meninggal. Wabah di Amerika jauh lebih parah, di mana 205.438 orang terinfeksi dan 4.528 di antaranya telah meninggal.

"Pasukan AS harus menghormati keinginan rakyat dan pemerintah Irak dan meninggalkan negara itu," kata Kementerian Luar Negeri Iran.

Pentagon telah mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan rudal Patriot telah dikerahkan ke Irak. "AS memindahkan sistem pertahanan ke Irak untuk melindungi Irak, koalisi, dan anggota layanan AS dari berbagai ancaman udara yang terlihat di pangkalan-pangkalan Irak yang menampung pasukan koalisi," kata juru bicara Pentagon, Sean Robertson, kepada Al Jazeera yang dilansir Kamis (2/4/2020).

"Penting untuk dicatat bahwa serangan berulang-ulang terhadap pangkalan Irak, yang melanggar kedaulatan Irak, telah membunuh dan melukai (pasukan) Irak, koalisi, dan anggota layanan AS," ujar Robertson.

"Penempatan (sistem) pertahanan udara berbasis darat di Irak terus berlanjut, tetapi untuk alasan keamanan operasional, kami tidak memberikan pembaruan status ketika sistem-sistem itu secara online. Pemerintah Irak sangat menyadari kebutuhan kita bersama untuk perlindungan pertahanan udara dari anggota-anggota layanan di Irak, dan kami terus berkoordinasi erat dengan rekan-rekan Irak kami."

Sumber militer Irak mengatakan salah satu baterai Patriot dikirim ke Pangkalan Udara Ain al-Asad di Irak barat sejak pekan lalu dan sekarang sedang dirakit.

Pangkalan Udara Ain al-Asad telah dihantam serangan rudal Iran pada Januari lalu sebagai pembalasan setelah Washington membunuh komandan Pasukan Quds IRGC, Jenderal Qasem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak di luar bandara Baghdad.

Baterai kedua dikerahkan ke sebuah pangkalan di Erbil. Dua baterai Patriot lainnya masih di Kuwait.
(mas)
Berita Terkait
Diancam Trump, Khamenei...
Diancam Trump, Khamenei Perintahkan Iran Lanjutkan Pengembangan Rudal Canggih
Disurati Trump dengan...
Disurati Trump dengan Ancaman Aksi Militer, Ini Respons Ayatollah Khamenei
3 Keunggulan Rudal Fateh...
3 Keunggulan Rudal Fateh 110 Iran, Rudal Balistik yang Tandingi Milik Amerika Serikat
AS Setuju Jual Sistem...
AS Setuju Jual Sistem Rudal Canggih Patriot ke Kuwait
4 Kecanggihan Patriot...
4 Kecanggihan Patriot PAC-3 Milik AS, Punya Radar dan Rudal Lebih Modern
Iran Bersumpah Tampar...
Iran Bersumpah 'Tampar Keras' AS atas Agresi di Teluk Persia
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
19 menit yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
1 jam yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
1 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
3 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
3 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved