AS Perbarui Sanksi Terhadap Iran di Tengah Pandemi Corona

Selasa, 31 Maret 2020 - 20:04 WIB
AS Perbarui Sanksi Terhadap...
AS Perbarui Sanksi Terhadap Iran di Tengah Pandemi Corona
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) telah memperbarui sanksi yang membatasi program nuklir Iran selama 60 hari. Pembaruan ini dilakukan ditengah permohonan Iran untuk mengurangi kampanye tekanan maksimum selama pandemi COVID-19 untuk menghindari krisis kemanusiaan dan ekonomi.

"Kami akan terus menggunakan berbagai alat diplomatik dan ekonomi kami untuk membatasi aktivitas proliferasi Iran yang tidak stabil," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (31/3/2020).

AS memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran setelah Washington secara sepihak menanggalkan perjanjian nuklir Iran atau Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) 2015 pada pada tahun 2018. Langkah ini dikecam oleh Uni Eropa, Rusia dan China, yang juga merupakan penandatangan perjanjian tersebut.

Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran secara diam-diam melanggar JCPOA. Namun pengawas nuklir global, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), pada saat itu menyatakan bahwa Iran telah mematuhi perjanjian tersebut.

Setelah AS meningkatkan sanksi yang bertujuan untuk melemahkan perdagangan minyak Iran, Teheran mulai mengurangi komitmennya di bawah JCPOA. Para pejabat Iran berjanji untuk kembali ke perjanjian jika Uni Eropa (UE) memberikan bantuan sanksi kepada negara tersebut.

Iran, yang menegaskan bahwa sanksi AS ilegal di bawah hukum internasional, telah memperingatkan bahwa kampanye 'tekanan maksimum' Washington merusak kemampuannya untuk memerangi pandemi COVID-19 dan menyakiti warga Iran. Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, sanksi itu mengarah kepada "bencana kemanusiaan" karena mereka menghambat akses Iran ke obat-obatan untuk menyelamatkan jiwa.
(ian)
Berita Terkait
Iran Selidiki Dugaan...
Iran Selidiki Dugaan Covid-19 Senjata Biologis Buatan AS
Abaikan Sanksi AS, Iran-Venezuela...
Abaikan Sanksi AS, Iran-Venezuela Tingkatkan Kerja Sama Anti Virus Corona
Trump Mengaku AS Siap...
Trump Mengaku AS Siap Kirim Ventilator ke Iran
Iran pada Trump: Berhenti...
Iran pada Trump: Berhenti Campuri Urusan Internal Negara Lain
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
3 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
4 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
5 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
5 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved