Gadis Belgia Jadi Korban Meninggal Akibat Corona Termuda di Eropa

Selasa, 31 Maret 2020 - 18:45 WIB
Gadis Belgia Jadi Korban...
Gadis Belgia Jadi Korban Meninggal Akibat Corona Termuda di Eropa
A A A
BRUSSEL - Seorang gadis berusia 12 tahun asal Belgia menjadi korban meninggal termuda akibat pandemi virus Corona baru, COVID-19, di Eropa. Kematiannya diumumkan langsung oleh juru bicara pusat krisis nasional pandemi virus Corona negara itu, Emmanuel Andre.

Berbicara pada konferensi pers, Andre mengatakan gadis itu adalah korban termuda yang meninggal di negara itu, dan ia meninggal tiga hari setelah terserang demam.

Belgia sejauh ini memiliki 705 laporan kematian akibat COVID-19, 98 di antaranya terjadi dalam 24 jam terakhir. Selain itu, lebih dari 12.700 kasus juga telah dikonfirmasi di negara dengan populasi 11,8 juta orang tersebut.

"Hari ini, kami memiliki pengumuman yang menyakitkan untuk Anda. Ini adalah saat yang sulit secara emosional, karena melibatkan anak, dan juga telah mengganggu komunitas medis dan ilmiah," ujar Andre dengan emosional.

"Kami memikirkan keluarga dan teman-temannya. Ini adalah peristiwa yang sangat langka, tetapi yang sangat membuat kami marah," imbuhnya seperti dilansir dari LBC News, Selasa (31/3/2020).

Andre percaya negara itu akan mengalami puncak wabahnya dalam beberapa hari mendatang. "Kami akan tiba di titik di mana kami dekat dengan titik jenuh di rumah sakit kami," imbuhnya.

Identitas gadis itu belum dipublikasikan, dan belum diketahui apakah ia memiliki masalah kesehatan atau tidak.

Sebelum kematiannya, korban meninggal akibat infeksi virus Corona termuda di Eropa yang diketahui adalah seorang bocah lelaki berusia 14 tahun di Portugal, yang meninggal pada hari Minggu lalu. Ia diketahui menderita penyakit sebelumnya.

Seorang gadis berusia 16 tahun - yang tidak diketahui memiliki masalah kesehatan - juga meninggal di rumah sakit anak-anak Paris di mana dia dirawat karena COVID-19.

Sementara di Inggris, korban termuda berusia 18 tahun di Coventry yang diketahui memiliki masalah kesehatan.
(ian)
Berita Terkait
26 Manula di Belgia...
26 Manula di Belgia Meninggal Setelah Dikunjungi Sinterklass
Nenek 70 Tahun Sembuh...
Nenek 70 Tahun Sembuh dari Covid-19 Setelah Dirawat 160 Hari
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Virus Corona Omicron...
Virus Corona Omicron Sudah Masuk Eropa, Kasus Pertama Ditemukan di Belgia
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Pelanggan Hilang, Pemilik...
Pelanggan Hilang, Pemilik Restoran Belgia Layani Boneka
Berita Terkini
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
10 menit yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
31 menit yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
51 menit yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
1 jam yang lalu
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
1 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved