Lewat Surat, PM Inggris Imbau Warganya untuk Tetap di Rumah Saja

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:21 WIB
Lewat Surat, PM Inggris...
Lewat Surat, PM Inggris Imbau Warganya untuk Tetap di Rumah Saja
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, akan menulis surat kepada setiap keluarga di Inggris untuk mendesak mereka tetap di rumah. Johnson sendiri saat ini sedang melakukan isolasi di 10 Downing Street setelah hasil tes menunjukkan dirinya positif Corona. (Baca: PM Inggris Boris Johnson Positif Terinfeksi Virus Corona )

"Kami tahu segalanya akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," Johnson akan menulis dalam suratnya, yang akan dikirim ke 30 juta keluarga di seluruh Inggris mulai minggu depan.

"Tetapi kami membuat persiapan yang tepat, dan semakin kita semua mengikuti aturan, semakin sedikit nyawa yang hilang dan semakin cepat hidup kembali normal," katanya, menurut pernyataan dari Downing Street, seperti dinukil dari Globalnews, Minggu (29/3/2020).

Dalam suratnya, Johnson akan berterima kasih kepada semua yang bekerja untuk Layanan Kesehatan Nasional (NHS) yang didanai negara. NHS adalah lembaga yang menyediakan layanan kesehatan gratis bagi semua orang yang tinggal di Inggris dan menginspirasi rasa hormat yang sangat besar di seluruh masyarakat.

“Sungguh sangat inspiratif melihat dokter, perawat, dan pengasuh kami memenuhi kebutuhan saat ini,” kata Johnson.

“Ribuan pensiunan dokter dan perawat kembali ke NHS - dan ratusan ribu warga secara sukarela membantu (mereka) yang paling rentan," sambungnya.

"Itulah sebabnya, pada saat darurat nasional ini, saya mendesak Anda, untuk tinggal di rumah, melindungi NHS dan menyelamatkan nyawa," imbaunya.

Surat "cinta" itu akan datang dengan selebaran yang berisi saran pemerintah tentang mencuci tangan, aturan tentang meninggalkan rumah, panduan untuk mereka yang mengisolasi diri dengan gejala ringan virus Corona atau melindungi orang yang rentan, serta penjelasan mengenai gejala virus COVID-19.

Surat dan selebaran tersebut adalah bagian dari kampanye informasi publik pemerintah tentang virus Corona.

Inggris telah melaporkan 17.089 kasus virus Corona dan 1.019 kematian yang dikonfirmasi. Puncak epidemi di negara itu diperkirakan akan datang dalam beberapa minggu.
(ian)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Inggris Bela Keputusan...
Inggris Bela Keputusan Soal Pencabutan Lockdown
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Boris Johnson: Masih...
Boris Johnson: Masih Terlalu Dini Cabut Penguncian di Inggris
Korban Meninggal Meningkat,...
Korban Meninggal Meningkat, Inggris Perpanjang Lockdown
Mutasi Baru Lahir di...
Mutasi Baru Lahir di Inggris, Dunia Siaga Satu
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
5 jam yang lalu
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
6 jam yang lalu
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
7 jam yang lalu
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
9 jam yang lalu
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
9 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
10 jam yang lalu
Infografis
Thailand Bakal Izinkan...
Thailand Bakal Izinkan Warganya Tanam Ganja di Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved