Pertama Kali, Kru Kapal Induk AS Dinyatakan Positif Corona di Tengah Laut

Rabu, 25 Maret 2020 - 06:22 WIB
Pertama Kali, Kru Kapal...
Pertama Kali, Kru Kapal Induk AS Dinyatakan Positif Corona di Tengah Laut
A A A
WASHINGTON - Tiga pelaut Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang bertugas di atas kapal induk USS Theodore Roosevelt dinyatakan positif terinfeksi virus Corona baru, COVID-19. Saat ini kapal tersebut tengah berada di Laut Filipina.

Ini adalah pertama kalinya hasil tes virus Corona pelaut AS dinyatakan positif di atas kapal saat berada di laut.

Pejabat Sekretaris Angkatan Laut AS, Thomas Modly mengatakan, ketiga kru tersebut telah diterbangkan ke fasilitas medis AS di wilayah pasifik. Namun ia tidak mengungkapkan fasilitas medis yang dimaksud.

Kru kapal dari 5.000 awak kapal yang melakukan kontak dengan tiga pelaut itu telah dikarantina secara protektif.

"Kami telah mengidentifikasi semua orang yang telah mereka hubungi dan kami juga mengkarantina mereka," kata Modly.

"Ini adalah contoh dari kemampuan kami untuk menjaga kapal-kapal kami yang dikerahkan di laut," imbuhnya seperti dilansir dari ABC News, Rabu (25/3/2020).

Secara keseluruhan, Angkatan Laut memiliki 86 personil yang dinyatakan positif COVID-19, termasuk 57 pelaut. Sisanya adalah warga sipil, tanggungan atau kontraktor.

Tidak jelas apakah para pelaut terinfeksi virus Corona setelah berlabuh di Da Nang, Vietnam, pada awal Maret lalu.

"Akan sulit untuk mengikat kasus-kasus aktif ini dengan kunjungan pelabuhan itu," kata Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Mike Gilday.

"Kami punya pesawat terbang ke dan dari kapal dan jadi kami hanya tidak ingin mengatakan bahwa itu adalah kunjungan pelabuhan tertentu," ia menambahkan.

Gilday mengatakan bahwa sebelum berlabuh, para pejabat Angkatan Laut dengan hati-hati mempertimbangkan apakah akan melanjutkan kunjungan tersebut. Ia mencatat bahwa pada saat berlabuh di pelabuhan yang dijadwalkan hanya ada 16 kasus COVID-19. Semua kasus infeksi virus tersebut berada di Vietnam utara, jauh dari pelabuhan yang berlokasi di Vietnam tengah.

Penyaringan yang hati-hati terhadap para pelaut yang kembali dilakukan sebelum mereka naik ke kapal induk, yang kemudian mengikuti panduan baru Angkatan Laut untuk bertahan selama 14 hari di laut setelah berlabuh.

Ketiga pelaut itu dinyatakan positif 15 hari setelah berlabuh.

Akhir pekan terakhir ini Angkatan Laut AS mengirim tim medis ke tiga kapal besar di Pasifik - termasuk kapal induk Roosevelt - yang dapat melakukan pengujian "batch" unit-unit di atas kapal alih-alih tes individual. Tetapi tampaknya ketiga pelaut itu menunjukkan gejala, termasuk demam dan sakit, serta mendapatkan tes individu yang diterbangkan ke pantai untuk analisis akhir.
(ian)
Berita Terkait
Lebih Menular, Strain...
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berevolusi di Amerika Serikat
Hampir 5.500 Tentara...
Hampir 5.500 Tentara AS Terinfeksi Virus Covid-19
Ratusan Warga New York...
Ratusan Warga New York Sudah Miliki Antibodi Virus Corona
Intelijen AS: Virus...
Intelijen AS: Virus COVID-19 Bukan Buatan Manusia
Kasus Virus Corona AS...
Kasus Virus Corona AS Naik 47.000, Lonjakan Terbesar dalam Sehari
AS Rilis Bukti Virus...
AS Rilis Bukti Virus Corona Buatan Laboratorium China
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
28 menit yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
1 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
2 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
3 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
4 jam yang lalu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved