Netanyahu Ancam Lockdown Israel karena Virus Corona

Kamis, 19 Maret 2020 - 11:25 WIB
Netanyahu Ancam Lockdown...
Netanyahu Ancam Lockdown Israel karena Virus Corona
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengancam akan mengeluarkan perintah lockdown untuk seluruh wilayah Israel untuk menghambat penyebaran wabah virus corona jenis baru, COVID-19 . Dia mengatakan perintah seperti itu akan dikeluarkan jika warga tidak mematuhi pedoman yang mendesak mereka untuk tetap di dalam rumah.

"Kemarin kami memberikan instruksi yang jelas...meminta orang-orang untuk tinggal di rumah sebanyak yang mereka bisa dan pergi keluar hanya ketika itu penting, untuk persediaan makanan dan kebutuhan lain yang kami tentukan," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Channel 12.

Netanyahu mengatakan komunitas ultra-ortodoks Israel dan kelompok minoritas Arab-Israel belum mengindahkan pedoman. (Baca juga: Liga Muslim Dunia: Tutup Masjid karena Corona Sesuai Syariat Islam )

"Jika pesannya tidak dipahami, maka saya tidak akan ragu untuk memaksakan perintah (lockdown)" kata Netanyahu yang dilansir Reuters, Kamis (19/3/2020).

Dalam wawancara itu, dia mengutip contoh-contoh di mana komunitas ultra-ortodoks di negara itu terus mengadakan pernikahan besar dan beberapa sekolah agama tetap terbuka meskipun ada perintah penutupan lembaga pendidikan secara nasional.

Dia tidak memberikan rincian perintah lockdown dan mengatakan akan membahas masalah ini lebih lanjut dalam sambutan publik pada hari Kamis.

"Jika perlu, perintah untuk lockdown akan siap besok," katanya, seraya menambahkan bahwa lockdown penuh akan berdampak buruk pada perekonomian.

Netanyahu mengatakan bahwa situasi Israel lebih baik daripada kebanyakan negara. "Kita perlu memastikan bahwa ini berlanjut seperti ini," katanya, seperti dikutip Jerusalem Post.

Israel sejauh ini melaporkan ada 433 orang yang positif terinfeksi COVID-19 dengan 11 pasien di antaranya telah disembuhkan.

"Sejauh ini kami telah melakukan semua hal yang membuat negara Israel berada di antara tiga atau empat negara dalam situasi terbaik di dunia, tetapi ini bukan liburan musim panas. Kami telah mengantisipasi seluruh dunia dalam menutup perbatasan, meluasnya isolasi rumah, membatasi malfungsi, dan menggunakan alat-alat digital yang sekarang telah diaktifkan," ujar perdana menteri.
(mas)
Berita Terkait
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Peringatan WHO: Virus...
Peringatan WHO: Virus Corona Tidak Akan Pernah Punah
Netanyahu: Gelombang...
Netanyahu: Gelombang Kedua Wabah COVID-19 Bisa Lenyapkan Umat Manusia
China Tidak Undang WHO...
China 'Tidak Undang' WHO Gabung dalam Investigasi COVID-19
WHO Temukan Indikasi...
WHO Temukan Indikasi Virus Corona Sudah Mengganas di China Sejak 2019
Berita Terkini
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
1 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
1 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
2 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
3 jam yang lalu
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
4 jam yang lalu
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
4 jam yang lalu
Infografis
Balas Netanyahu, Pejabat...
Balas Netanyahu, Pejabat Arab Saudi: Pindahkan Israel ke Alaska
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved