Liga Muslim Dunia: Tutup Masjid karena Corona Sesuai Syariat Islam

Rabu, 18 Maret 2020 - 11:11 WIB
Liga Muslim Dunia: Tutup...
Liga Muslim Dunia: Tutup Masjid karena Corona Sesuai Syariat Islam
A A A
RIYADH - Penutupan sementara masjid-masjid di tengah wabah virus corona jenis baru, COVID-19 , adalah bagian dari "kewajiban agama" sesuai syariat Islam. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Muslim Dunia, Mohammed al-Isa.

Penutupan masjid-masjid terjadi di sejumlah negara Muslim maupun mayoritas Muslim. Di Arab Saudi, diberlakukan larangan sementara salat lima waktu dan salat Jumat di seluruh masjid kecuali di Masjidilharam (Masjid al-Haram) di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

“(Penutupan masjid-masjid) ini dianggap sebagai kewajiban agama yang ditentukan oleh Syariat Islam dan aturan umum serta spesifiknya. Semua orang tahu bahwa pandemi ini mengharuskan mengambil setiap tindakan pencegahan termasuk mencegah segala bentuk pertemuan tanpa terkecuali," kata al-Issa dalam video Al Arabiya yang dilansir Rabu (18/3/2020).

"Syariat Islam menyarankan orang-orang yang mulutnya berbau setelah makan untuk tidak pergi salat berjamaah apalagi jika mereka terinfeksi virus fatal yang telah diperingatkan semua orang tanpa kecuali. Setiap orang mengalami bahaya virus ini," ujar al-Issa. (Baca: Cegah Corona, Saudi Hentikan Sementara Salat Lima Waktu di Masjid )

Seperti diberitakan sebelumnya, Arab Saudi sudah mengumumkan bahwa masjid-masjid di negara itu tidak lagi menerima jamaah salat lima waktu dan salat Jumat kecuali di dua masjid suci. Langkah yang sangat luar biasa ini bertujuan membantu membatasi penyebaran COVID-19.

"Para jamaah masih boleh salat di dua masjid suci di Makkah dan Madinah," tulis kantor berita negara Arab Saudi, SPA, mengutip keputusan dari Dewan Ulama Senior—badan agama tertinggi di negara setempat.

Masjid-masjid akan menutup pintu sementara tapi terus mengumandangkan azan dengan lafal bagian akhir diubah menjadi seruan salat di rumah.

Menteri Urusan Islam Abdulatif al-Sheikh menjelaskan fasilitas untuk memandikan jenazah di masjid akan tetap buka, tapi akses akan dibatasi pada beberapa orang saja. "Salat jenazah hanya akan diizinkan di pemakaman, bukan di masjid," kata Abdulatif.

Data hari ini (18/3/2020), ada 171 kasus infeksi COVID-19 di Arab Saudi dengan 6 pasien berhasil disembuhkan.
(mas)
Berita Terkait
Terungkap, China Sempat...
Terungkap, China Sempat Tunda Rilis Informasi Virus Corona
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Peringatan WHO: Virus...
Peringatan WHO: Virus Corona Tidak Akan Pernah Punah
China Tidak Undang WHO...
China 'Tidak Undang' WHO Gabung dalam Investigasi COVID-19
WHO Temukan Indikasi...
WHO Temukan Indikasi Virus Corona Sudah Mengganas di China Sejak 2019
WHO Tunggu Undangan...
WHO Tunggu Undangan China untuk Gabung Dalam Investigasi Covid-19
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
7 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
8 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
9 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
10 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
11 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara dengan Umat...
5 Negara dengan Umat Islam Terbanyak di Dunia Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved