Deteksi Pasien Corona, Israel Bakal Gunakan Teknologi Anti Teror

Minggu, 15 Maret 2020 - 08:05 WIB
Deteksi Pasien Corona,...
Deteksi Pasien Corona, Israel Bakal Gunakan Teknologi Anti Teror
A A A
TEL AVIV - Israel akan menggunakan teknologi anti terorisme untuk mendeteksi pasien virus Corona dan mereka yang wajib melakukan karatina. Hal itu diungkapkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Israel telah membuat kebijakan semua warga asing yang memasuki negara itu harus mengisolasi diri selama 14 hari. Semua sekolah, restoran, kafe, gimnasium dan sebagian besar pusat bisnis telah ditutup dalam upaya menahan penyebaran virus Corona baru COVID-19.

"Kami akan melacak pasien, termasuk dengan bantuan teknologi digital yang telah kami gunakan dalam pertempuran melawan terorisme," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (15/3/2020).

Ia mengatakan pemerintah Israel telah menugaskan Departemen Kehakiman dengan menyiapkan kerangka hukum yang akan memungkinkan penggunaan teknologi tersebut mengingat penyebaran penyakit COVID-19, yang telah berkembang menjadi pandemi di seluruh dunia.

Pada hari Sabtu, negara itu mendaftarkan 50 kasus baru dalam semalam, menjadikan totalnya menjadi 193 orang terinfeksi.

Di tengah pandemi, Kementerian Kesehatan Israel memberlakukan karantina wajib selama 14-hari untuk semua kedatangan internasional dan membatasi wisatawan untuk masuk dengan akomodasi yang telah diatur sebelumnya di mana mereka dapat menerapkan karantina. Selain itu, semua pertemuan publik lebih dari 100 orang, termasuk acara keagamaan, telah ditangguhkan dan sekolah ditutup.

Awal pekan ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan penyebaran COVID-19 sebagai pandemi. Jumlah kasus virus Corona di seluruh dunia telah melampaui 155.000, dengan lebih dari 5.800 kematian. (Baca: Organisasi Kesehatan Dunia Sebut Wabah Virus Corona sebagai Pandemi )
(ian)
Berita Terkait
Israel Kembangkan Antibodi...
Israel Kembangkan Antibodi Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Covid-19 di DKI Jakarta...
Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Iklim Pancaroba jadi Salah Satu Penyebabnya
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Netanyahu: Gelombang...
Netanyahu: Gelombang Kedua Wabah COVID-19 Bisa Lenyapkan Umat Manusia
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
16 menit yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
1 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
2 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
3 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
4 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
4 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved