Penampakan Raja Salman setelah 20 Pangeran Arab Saudi Ditangkap

Senin, 09 Maret 2020 - 10:55 WIB
Penampakan Raja Salman...
Penampakan Raja Salman setelah 20 Pangeran Arab Saudi Ditangkap
A A A
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi merilis foto-foto Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud yang sedang melakukan tugas resmi pada hari Minggu. Sejumlah foto dirilis setelah 20 pangeran dilaporkan ditangkap dalam "operasi pembersihan" karena dicurigai merencanakan kudeta terhadap sang raja dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS).

Dalam beberapa foto, raja berusia 84 tahun itu terlihat menerima beberapa duta besar dan membaca surat. Kerajaan, sampai hari ini belum mengonfirmasi laporan penangkapan massal tersebut. Penerbitan foto-foto Raja Salman juga memicu spekulasi tentang kondisi kesehatannya.

Dari 20 pangeran yang dilaporkan ditangkap dan ditahan, dua di antaranya adalah adik Raja Salman; Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan mantan putra mahkota; Mohammed bin Nayef. Penangkapan dimulai hari Jumat pekan lalu. Namun, laporan lain menyebut dua pangeran yang belum diketahui namanya telah dibebaskan pada Minggu malam. (Baca: Sudah 20 Pangeran Arab Saudi Ditangkap, Dicurigai Ingin Kudeta )

Para pejabat Saudi yang berbicara dalam kondisi anonim pada hari Minggu bersikeras bahwa penahanan massal telah menggagalkan tahap awal kudeta terhadap pewaris takhta, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS). Mereka membenarkan bahwa penangkapan massal itu atas perintah MbS.

MbS selama ini dipandang sebagai penguasa de facto Saudi, yang mengendalikan semua lengan utama pemerintah dari pertahanan hingga ekonomi.

Para pejabat mengatakan Raja Salman sendiri telah menandatangani surat perintah penangkapan, termasuk terhadap adiknya; Pangeran Ahmed. Tindakan Raja Salman ini merupakan langkah yang tidak biasa.

Pangeran Ahmed dan Mohammed bin Nayef selama ini dipandang sebagai salah satu penghalang bagi MbS untuk naik takhta. MbS beberapa tahun lalu juga memimpin "operasi pembersihan" terhadap para pebisnis dan para pangeran dalam apa yang oleh kerajaan disebut sebagai operasi anti-korupsi.

Dukungan Raja Salman untuk putranya tampak konsisten. Namun, laporan yang terus-menerus dari dalam istana mengungkapkan sekilas tentang pergulatan kekuasaan yang sedang berlangsung, yang tampaknya dimenangkan oleh Putra Mahkota MbS.

MbS telah mengumpulkan kekuatan yang tak tertandingi untuk memuluskan jalannya dalam naik takhta nantinya. Dia pernah mengaku tidak terburu-buru untuk mengambil kursi ayahnya. Namun kritik terhadapnya, termasuk beberapa dari jajaran bangsawan senior dan keluarga yang berkuasa di Teluk, telah mengklaim bahwa MbS tidak sabar.

"Pemimpin Kuwait tidak pernah bersikap hangat kepadanya, orang-orang Emirat sering kecewa dan menyimpang dari (kebijakan MbS di) Yaman, dan Qatar mengira mereka memiliki penilaiannya," kata seorang pejabat senior Barat yang berbicara secara anonim seperti dikutip dari The Guardian, Senin (9/3/2020).

"Ada beberapa di sekitar lingkungan yang bertekad memastikan ini bukan jalan yang mulus ke takhta," ujarnya. (Baca juga: Arab Saudi Tangkap Adik Raja Salman dan Eks Putra Mahkota )

Para pembangkang di luar Kerajaan Arab Saudi telah mengklaim penangkapan Pangeran Ahmed dan Mohammed bin Nayef akan menyebabkan Raja Salman dikesampingkan dalam beberapa hari atau minggu mendatang.

Namun, dipahami bahwa Raja Salman ingin tetap berkuasa sampai setidaknya hingga KTT G-20 di Riyadh November mendatang. Menjadi tuan rumah KTT G-20 dipandang sebagai pencapaian puncak kerajaan yang mencoba memecahkan belenggu garis keras pemerintahan selama beberapa dekade.

"Semuanya sangat membingungkan selama akhir pekan, dan perjalanannya masih belum jelas," kata sumber di Saudi. "Tapi saya tidak akan bertaruh uang untuk raja dipaksa lengser. Itu akan menjadi penjualan yang sangat sulit bahkan untuk MbS."
(mas)
Berita Terkait
Cerita Kudeta Ala Mafia...
Cerita Kudeta Ala Mafia oleh MBS: Ancaman Pemerkosaan hingga Todong Senjata
Dituduh Ingin Mengudeta...
Dituduh Ingin Mengudeta MBS, Eks Putra Mahkota Arab Saudi Dalam Bahaya
Kelompok HAM Siap Beber...
Kelompok HAM Siap Beber Bukti Penahanan Eks Putra Mahkota Arab Saudi
Putri Saudi Memohon...
Putri Saudi Memohon pada Raja Salman agar Dibebaskan dari Penjara
5 Fakta Kehidupan Putra...
5 Fakta Kehidupan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Penguasa Arab Saudi Berikutnya
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi yang Ditahan Dipindahkan ke Lokasi Rahasia
Berita Terkini
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
1 jam yang lalu
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
2 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
6 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
7 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
8 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
9 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved