Erdogan: Pos Militer di Idlib Tetap Bertahan Usai Gencatan Senjata

Jum'at, 06 Maret 2020 - 22:01 WIB
Erdogan: Pos Militer...
Erdogan: Pos Militer di Idlib Tetap Bertahan Usai Gencatan Senjata
A A A
ANKARA - Presiden Turki Tayyip Erdogan menyatakan pos observasi militer Turki di Idlib Suriah akan tetap memiliki status seperti sekarang sesuai kesepakatan gencatan senjata Rusia dan Turki.

Pernyataan itu diungkapkan kantor Erdogan seiring hasil kesepakatan antara Rusia dan Turki.

Menurut Erdogan, kesepakatan itu menjadi landasan untuk normalisasi kawasan. Turki dan Rusia mengumumkan kesepakatan untuk meredam eskalasi konflik di barat laut Suriah.

Kesepakatan itu tidak memenuhi beberapa permintaan Turki seperti penarikan pasukan pemerintah Suriah dari pos-pos observasinya.

Saat berbicara dalam penerbangan pulang dari Moskow, Erdogan juga menyatakan, Amerika Serikat (AS) dapat mengirim dukungan militer pada Turki untuk Idlib jika tak ada gencatan senjata pada Kamis (5/3), tapi saat ini belum ada pengiriman tersebut.

Erdogan juga menegaskan kembali bahwa Turki akan mengaktifkan sistem pertahanan S-400 buatan Rusia yang dibelinya meski mendapat protes dari AS bulan depan.

Dia juga meminta agar AS menjual sistem rudal Patriot pada Turki.
(sfn)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Suriah Bergejolak, Rusia...
Suriah Bergejolak, Rusia Nilai Hubungannya dengan Turki
Singkirkan Presiden...
Singkirkan Presiden Assad, Rusia-Turki-Iran akan Bentuk Pemerintahan Transisi
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Operasi Baru di Suriah Jika Milisi Kurdi Tak Pergi
Turki Setuju Tarik Pasukan...
Turki Setuju Tarik Pasukan dari Suriah Jika Damaskus Ambil Langkah Politik
Serangan Rudal Hancurkan...
Serangan Rudal Hancurkan Pengilangan Minyak Suriah, 4 Orang Tewas
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
38 menit yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
1 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
2 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
3 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
5 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved