Legislator Iran: Mayat Korban Virus Corona Menumpuk di Qom

Jum'at, 06 Maret 2020 - 06:20 WIB
Legislator Iran: Mayat...
Legislator Iran: Mayat Korban Virus Corona Menumpuk di Qom
A A A
TEHERAN - Mayat menumpuk di Qom karena wabah virus Corona. Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota parlemen Iran, memperingatkan bahwa jika kota tidak dikarantina maka Iran akan berakhir dengan memiliki kematian terbanyak di dunia karena virus Corona.

"Mayat yang menumpuk di Qom dan ketidakberdayaan orang-orang Rasht adalah bukti kegagalan dalam memberikan peringatan tepat waktu tentang virus Corona," tulis Abdolkarim Hosseinzadeh di Twitter.

"Kamu tidak mengkarantina kota, tetapi sekarang kita berada di puncak wabah, setidaknya membuat karantina rumah wajib di Qom dan Rasht sehingga kita tidak menjadi pemegang rekor dunia untuk jumlah kematian (karena virus corona)," tambahnya seperti dilansir dari Al Arabiya, Jumat (6/3/2020).

Beberapa pejabat Iran membantah angka-angka kematian resmi akibat virus Corona di negara itu dan mengkritik penanganan pemerintah terhadap wabah tersebut.

Sementara angka kematian resmi akibat virus Corona untuk seluruh negara itu berada pada 12 pada 24 Februari, seorang anggota parlemen dari Qom mengatakan pada hari yang sama bahwa 50 orang telah meninggal karena virus Corona di kotanya saja.

Seorang anggota parlemen dari kota Rasht juga membantah angka-angka kematian yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Iran. Ia mengatakan bahwa angka kematian akibat virus Corona di Iran "jauh lebih tinggi" daripada angka kematian resmi.

"Saya memiliki statistik tentang jumlah kematian akibat virus Corona dari tiga pemakaman berbeda di Rasht dan saya harus mengatakan bahwa jumlahnya jauh lebih tinggi daripada yang dikatakan," ujarnya.

Hingga hari Kamis, Kementerian Kesehatan Iran mengatakan jumlah total kematian akibat virus Corona di Iran adalah 107 dari 3.513 kasus infeksi yang dikonfirmasi.
(ian)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Iran Akan Buka Semua...
Iran Akan Buka Semua Masjid di Tengah Meningkatnya Pandemi
Iran Alami Lonjakan...
Iran Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Sebulan Lebih
Termakan Hoaks COVID-19,...
Termakan Hoaks COVID-19, 700 Orang Tewas Nenggak Methanol di Iran
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Zombie Angelina Jolie...
'Zombie Angelina Jolie' Iran Terinfeksi Virus Corona di Penjara
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
4 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
4 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
5 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved