Korsel Deklarasikan Zona Perawatan Khusus Saat Virus Menyebar
Kamis, 05 Maret 2020 - 13:15 WIB
Korsel Deklarasikan Zona Perawatan Khusus Saat Virus Menyebar
A
A
A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) mendeklarasikan "zona perawatan khusus" di sekitar Gyeongsan, kota kedua yang terkena dampak terburuk virus corona. Bersamaan dengan itu, militer Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi dua kasus baru dari keluarga tentara yang berada di Korsel.
Saat ini Korsel sedang melawan wabah terbesar virus corona di luar China. Australia menjadi negara terbaru yang menerapkan pembatasan perjalanan untuk warga Korsel. Hampir 100 negara telah membatasi kedatangan warga dari Korsel.
Korsel telah melaporkan 438 kasus corona baru pada Kamis 95/3) sehingga totalnya mencapai 5.766 kasus.
Pemerintah Korsel mendeklarasikan zona perawatan khusus di sekitar Gyeongsan yang dihuni 275.000 orang dan berjanji menambah sumber daya seperti masker wajah dan memperingatkan orang dari perjalanan ke sana.
Gyeongsan telah mengalami peningkatan kasus baru, termasuk di rumah perawatan. Zona-zona semacam itu telah dideklarasikan di sekitar kota Daegu dan Cheongdo County.
Sekitar 75% dari seluruh kasus di Korsel terjadi di dalam dan sekitar Daegu, kota terbesar keempat di Korsel.
Virus yang muncul dari China itu menyebar luas melalui anggota kelompok relijius di kota itu.
"Setiap hari sedih dan berpikir seperti perang. Tapi warga Daegu kami menunjukkan kebijaksanaan dan keberanian," ujar Walikota Daegu Kwon Young-jin.
Para pejabat menyatakan rumah sakit di wilayah wabah kesulitan mengakomodasi pasien baru. Pejabat Daegu menyatakan 2.117 pasien menunggu kamar perawatan di rumah sakit kota itu.
Saat ini Korsel sedang melawan wabah terbesar virus corona di luar China. Australia menjadi negara terbaru yang menerapkan pembatasan perjalanan untuk warga Korsel. Hampir 100 negara telah membatasi kedatangan warga dari Korsel.
Korsel telah melaporkan 438 kasus corona baru pada Kamis 95/3) sehingga totalnya mencapai 5.766 kasus.
Pemerintah Korsel mendeklarasikan zona perawatan khusus di sekitar Gyeongsan yang dihuni 275.000 orang dan berjanji menambah sumber daya seperti masker wajah dan memperingatkan orang dari perjalanan ke sana.
Gyeongsan telah mengalami peningkatan kasus baru, termasuk di rumah perawatan. Zona-zona semacam itu telah dideklarasikan di sekitar kota Daegu dan Cheongdo County.
Sekitar 75% dari seluruh kasus di Korsel terjadi di dalam dan sekitar Daegu, kota terbesar keempat di Korsel.
Virus yang muncul dari China itu menyebar luas melalui anggota kelompok relijius di kota itu.
"Setiap hari sedih dan berpikir seperti perang. Tapi warga Daegu kami menunjukkan kebijaksanaan dan keberanian," ujar Walikota Daegu Kwon Young-jin.
Para pejabat menyatakan rumah sakit di wilayah wabah kesulitan mengakomodasi pasien baru. Pejabat Daegu menyatakan 2.117 pasien menunggu kamar perawatan di rumah sakit kota itu.
(sfn)