Rusia Tuding Pemberontak Suriah Gabung dengan Tentara Turki

Rabu, 04 Maret 2020 - 17:30 WIB
Rusia Tuding Pemberontak...
Rusia Tuding Pemberontak Suriah Gabung dengan Tentara Turki
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa posisi pemberontak Suriah di provinsi Idlib telah bergabung dengan pos-pos pengamatan Turki. Rusia juga mengklaim bahwa serangan artileri di daerah sipil terdekat dan pangkalan udara Rusia di Suriah menjadi setiap hari.

Tudingan itu dilontarkan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov. Pernyataan ini kemungkinan akan meningkatkan ketegangan jelang pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan koleganya dari Turki Presiden Recep Tayyep Erdogan untuk membahas situasi di Suriah. (Baca: Lusa, Putin-Erdogan Bertemu Bahas Eskalasi di Suriah )

Dalam pernyataannya, Konashenkov menuduh Turki gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian Idlib dengan Moskow, dan sebagai gantinya membantu pasukan pemberontak anti-Assad.

"Turki telah mencurahkan cukup banyak pasukan ke Idlib untuk membentuk divisi mekanis," kata Konashenkov, yang melanggar hukum internasional seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/3/2020).

Hubungan antara Moskow dan Ankara berada di bawah tekanan hebat dalam beberapa hari terakhir sejak 34 tentara Turki terbunuh dalam serangan udara di Idlib. Ini adalah serangan paling mematikan terhadap tentara Turki dalam hampir 30 tahun.

Turki menanggapinya dengan meningkatkan serangan terhadap pasukan pemerintah Suriah, sementara polisi militer Rusia telah membantu mengamankan sebuah kota strategis yang berhasil direbut kembali oleh pasukan pemerintah Suriah dari pemberontak yang mereka coba usir dari Idlib.

Moskow telah lama mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang sembilan tahun melawan pemberontak.

Tidak ada tanggapan langsung dari Turki, yang saling menyalahkan dengan Moskow atas meningkatnya kekerasan di Idlib.
(ian)
Berita Terkait
Erdogan: Turki Akan...
Erdogan: Turki Akan Tetap di Suriah Hingga Rakyat Suriah Bebas
Suriah Bergejolak, Rusia...
Suriah Bergejolak, Rusia Nilai Hubungannya dengan Turki
Singkirkan Presiden...
Singkirkan Presiden Assad, Rusia-Turki-Iran akan Bentuk Pemerintahan Transisi
Erdogan Peringatkan...
Erdogan Peringatkan Operasi Baru di Suriah Jika Milisi Kurdi Tak Pergi
Turki Setuju Tarik Pasukan...
Turki Setuju Tarik Pasukan dari Suriah Jika Damaskus Ambil Langkah Politik
Serangan Rudal Hancurkan...
Serangan Rudal Hancurkan Pengilangan Minyak Suriah, 4 Orang Tewas
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
3 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
4 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
5 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved